Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Juli 2019

Teman Tak Kasat Mata


 Padang Paparangan Gn. Lawu


Lawu – Gunung dengan ketinggian 3265 MASL ( Meter Above Sea Level ) atau dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan Meter di Atas Permukaan Laut ( MDPL ) ini menyimpan banyak cerita dan terkenal dengan kisah mistisnya. Salah satunya kisah yang akan aku ceritakan ini, 25 Desember 2016, jumlah kami adalah lima orang dengan formasi dua perempuan dan tiga laki-laki, kami berlima memulai perjalanan dari Kabupaten Sukoharjo menggunakan tiga sepeda motor. Jarak antar Kabupaten Sukoharjo dengan Kabupaten Karanganyar dimana Gn. Lawu berdiri dengan gagahnya.

Sebelum menuju basecamp pendakian di kawasan Cetho, kami mampir terlebih dahulu di sebuah warung makan yang berada di area kebun teh Kemuning, Sambil makan kami sempat berbincang-bincang dengan sang pemilik warung, nah dari bapak pemilik warung itulah kami dikasih tahu tentang pantangan apa saja yang tidak boleh dilakukan selama melakukan kegiatan di jalur pendakian. Salah satunya ialah tidak diperbolehkan membuang hajat ( buang air kecil & besar ) sembarangan tanpa meminta izin, berteriak sembarangan, berkata kasar, tidak boleh mendaki dalam jumlah ganjil ( kalaupun ganjil harus diakalin semisal membawa tongkat/treckingpole ), kemudian dilarang merusak apapun yang ada di alam, serta dilarang mengganggu atau menangkap burung jalak lawu sekalipun burung itu berjalan bersama kita. Menurut beliau pihak BC tidak akan memberitahu pendaki soal itu semua.

Matahari semakin menunjukkan eksistensinya, kami segera meminta izin untuk sekedar “rebahan” di warung tersebut selama 1-2 jam, setelah kami cukup istirahat dan melaksanakan sholat dzuhur kami langsung menuju basecamp dan mengurus simaksi serta berbagai keperluan. Singkat cerita, pada pukul 12.30 WIB kami sudah mulai mendaki, selama perjalan kami bertemu dengan beberapa pendaki lain yang telah berangkat lebih dulu, seperti sudah menjadi sebuah tradisi untuk saling sapa dan menyemangati antar pendaki mereka pun bilang “Semangat Mas, pos 4 sepuluh menit lagi” yang mereka maksud mungkin 4x10=40, 40 menit lagi. Pukul 16.30 kami telah sampai di pos 4 dan salah satu rekan meminta untuk istirahat, namun lokasi di pos 4 tidak cukup luas karena sudah ada pendaki lain yang juga sedang istirahat dan memasak disana, namun mereka mau turun, akhirnya Ia meminta kami ber empat untuk jalan terlebih dahulu ke pos 5 yang tidak terlalu jauh.

Kami ber-empat pun jalan duluan sambil mencari tempat untuk berteduh, dan kami istirahat di sebuah pohon diatas jalan datar sebelum pos 5. Sekitar 30 menit kami menunggu rekan yang tadi istirahat di pos 4 tapi tidak ada tanda-tanda ia datang. Karena menjelang gelap, serta stok air yang menipis, logistik dabawa semua oleh dia buat bantal katanya. Lalu kami memutuskan untuk mencarinya hingga di sendang drajat kami beristirahat sebentar. Di sendang drajat ternyata cukup ramai, karena banyak pendaki yang beristirahat disana. Tak lupa aku pun mengambil air untuk membasuh muka serta mengisi botol air yang sudah kosong untuk stok. Selama berada di sendang drajat sama sekali tak terlihat rekan kami yang beristirahat di pos 4 tadi. Aku melihat salah satu rekan yang bersamaku sudah mengelus-elus perut, aku pun mengajaknya beserta kawan yang lain untuk berjalan menuju warung mbok yem agar bisa makan disana sambil menunggu rekan tadi datang.

Sesampainya di warung mbok yem mereka segera memesan makanan, sedangkan aku hanya memesan kopi saja. Karena belum begitu lapar. Pukul 17.30 rekan kami masih belum datang. Akupun mulai khawatir, jangan-jangan belum bangun dia dan tidak ada yang bangunin, sedangkan tenda dibawa olehnya. Kami meminta izin kepada mbok yem, kemungkinan kalau sampai gelap belum ketemu juga, nanti kami bakal nginep disana. Namun, sebelumnya aku dan satu teman ku, karena yang dua orang perempuan diminta oleh temanku tersebut untuk menunggu di warung mbok yem. Akupun memberikan mereka peluit dan meminta kepada mereka jika sudah melihat rekan kami yang belum kembali tadi untuk membunyikan peluit panjang 3x dan jika aku dan temanku yang sedang mencari tadi belum kembali sebelum pukul 18.00 mereka aku minta untuk membunyikan peluit dengan sinyal S.O.S dan bersiap untuk kemungkinan terburuk. Sesampainya kami ber dua di pos 4 sudah tak ada pendaki disana. Pun, saat berjalan dan berpapasan dengan pendaki lain kita selalu menanyakan apakah melihat rekan kami atau tidak, dan mereka menjawab tidak tahu. Rasa cemaspun makin bertambah.

Namun, ketika kita berjalan ketempat awal kita istirahat sebelum pos 5. Ada satu orang dari rombongan pendaki yang kita tanya tadi menyusul memberitahu kalau ada seorang pendaki juga sedang mencari empat rekannya di hargo dalam. Itu pasti dia. Teriak kita. Lalu kita memutuskan kembali ke warung mbok yem untuk memberitahu kawan perempuan kami tadi dan bergegas menuju hargo dalem bersama pendaki tadi. Dan.... benar, orang yang sedang mencari mami itu ialah rekan kami tadi. Rasa cemaspun perlahan hilang terganti rasa syukur. Sembari kembali jalan menuju warung mbok yem untuk mengambil carrier, rekan kami pun bercerita kalau tadi dia lewat jalan langsung menuju hargo dumilah, dan sudah mendirikan tenda disana sejak jam 17.00.

Malah, ia sudah foto-foto juga dengan cewek-cewek di puncak sembari menikmati matahari terbenam. Makanya tidak bertemu dengan kami. Kesel pasti, tapi kalau marah tentu tidak, berusaha sebisa mungkin ditahan. Karena kami sudah dibuat nungguin lama, eh dianya malah cerita sambil ketawa kayak gak punya dosa. Singkat cerita kami berlima sudah berada dipuncak, dan tenda kami berada cukup dekat dengan tugu hargo dumilah, pukul 18.15 WIB setelah sholat magrib yang sekalian men-jamak isya dan masak serta makan. Kami masuk tenda untuk bersiap tidur, tak menunggu waktu lama mereka pun terlelap tidur. Tidur yang pulas terdengar dari suara dengkuran salah satu dari mereka yang cukup keras. Dan aku masih terduduk sendiri disamping mereka. Akhirnya aku mulai rebahan, baru mau memejamkan mata. Tiba-tiba, aku dikagetkan oleh hantaman keras ketenda dari luar dan itu tepat diatas kepala ku. Akupun seketika duduk lagi, namun rekan ku yang sempat hilang tadi tiba-tiba juga terduduk tapi tidak terbangun, tapi mengigau ngomong beberapa kalimat dan tertidur kembali. Aku agak lupa apa yang ia ucapkan kala itu, tapi ada semacam ucapan “jangan ganggu, awas...!”

Baiklah... Aku mulai merasakan ada sebuah keganjilan, hantaman yang begitu keras barusan pun tidak bisa membuat mereka bangun malah ada yang dengkurannya semakin keras. Akupun kembali rebahan, tak lupa berdoa terlebih dahulu. Namun, kali ini yang aku rasakan ialah suasana menjadi hening, dan udara mulai dingin. Jadi, hal seperti sudah aku kenal, ini merupakan suasana yang tidak wajar. Pasti ada yang lagi berkunjung.

Di malam yang dingin itu, akupun mengucapkan “kula nuwun,nyuwun pangapunten menawi kula lan rencang-rencang kula gadah kalepatan, kula lan rencang-rencang namung badhe sowan wonten mriki. Sumonggo menawi badhe pinarak, kula pikantukaken” atau dalam bahasa Indonesia berarti ( Permisi, mohon maaf jika saya dan teman-teman saya memiliki kesalahan, saya dan teman-teman hanya datang berkunjung di sini. Silahkan jika mau mampir, saya perbolehkan ). Akupun kemudian memejamkan mata. Baru sebentar terpejam, akupun terbangun lagi. Tapi kali ini aku melihat diriku sendiri tertidur. Apakah ini yang dinamakan Astral Projection itu, pikirku. Lalu terdengar suara “keluarlah, aku ada diluar”. Aku pun bangkit dan keluar tenda, diluar aku melihat seorang perempuan yang berwajah manis, sedang berdiri di depan tenda dan tersenyum padaku. Dari pakaian yang ia kenakan  seperti pendaki tapi terkesan ‘kuno’.

Sendang Drajat

Namun kalau aku lihat dia seperti 3 tahun lebih tua dariku. “Maaf, aku membangunkanmu, namaku ...... ( maaf saya tidak bisa mempublikasikan namanya, karena ini adalah aturan dan perjanjian dengan yang tak kasat mata. Mungkin yang tahu soal hal tak kasat mata,pasti tahu alasan dibalik itu semua. Tapi aku bisa memberitahukan ceritanya kepada siapapun ). Aku tidak bermaksud jahat, hanya ingin mengajaknya jalan-jalan, dan menceritakan sesuatu”. Akupun hanya mengangguk tanda setuju, dan mengikutinya pergi dengan jalan disampingnya. Dia bercerita kalau sudah mengawasiku sejak berada di sendang drajat tadi. Katanya ia terkesan dengan kesopananku, saat mengambil air dengan melepas alas kaki dan meminta izin terlebih dahulu.

Oleh karena itu ia memilihku untuk diceritakan kisahnya serta menyampaikan sebuah pesan. Kemudian dibawalah aku menuju sebuah tempat yang memiliki jalan setapak namun dipinggirnya ialah jurang. “Disinilah aku terjatuh dan terpeleset, hingga aku meninggal dunia” jelasnya. Dipegangnya tanganku, tiba-tiba tepat dihadapanku terlihat seseorang terpeleset kedalam jurang diiringi dengan teriakan.

Seketika berganti lagi, aku sudah berada didasar  jurang, akupun kaget setelah melihat seseorang dengan darah mengalir deras dari bawah kepalanya. Lalu kulihat wanita yang berada disampingku. “itu kamu?” tanyaku. “Iya, itu aku” satu demi satu gambaran masa lalu tentang wanita manis itu diperlihatkan kepada ku. Dari proses evakuasi jenazahnya dari dasar jurang jurang, hingga aku diajak kerumahnya dan diperkenalkan satu demi satu anggota keluarganya, sampai pada proses pemakamannya. “Kamu tahu?” tanyanya. Sambil terisak dia mulai berbicara. “Kenapa aku menceritakan semua ini, mengajakmu untuk melihat masa laluku? Seperti yang aku bilang tadi. Kamu orang baik, dan aku tidak ingin kamu mengalami hal yang sama seperti yang aku alami. Berkegiatan di alam bebas itu harus ada tata kramanya, jangan terlalu banyak bergurau, teriak-teriak sembarangan, apalagi sampai mengambil atau merusak apa yang terdapat di alam. Karena kita itu tamu, jadilah selayaknya tamu yang baik dan sopan. Permisi, minta izin itu penting dan wajib”. Diapun terdiam beberapa saat setelah memberikan pesan tersebut sambil mengusap air matanya. “Sudah pagi, sudah waktunya kamu kembali”. Dipegangnya tanganku, dengan sekejap aku sudah  berada disamping tenda tempatku ngecamp lagi. “Ingatlah apa yang seharian ini aku ceritakan kepadamu, tetaplah sopan dan jadi orang baik. Kamu boleh menceritakan ini semua ke orang lain. Agar mereka juga tahu. Jangan lupa suatu saat nanti kamu kunjungi aku lagi disini. Kembalilah keragamu” Tangkasnya. “Baik, aku akan kesini lagi suatu saat nanti. Terimakasih untuk semuanya.” Dia pun tersenyum kemudian hilang bersama hembusan angin. Lalu aku terbangun, tak terasa dahiku dipenuhi keringat. Tuhan, terimakasih untuk semuanya. Lalu kulihat jam, pukul 4.30 pagi. Sementara aku melihat teman-temanku masih tertidur pulas. Terimakasih kamu, terimakasih Lawu. Suatu saat aku akan kembali lagi kesana untuk sowan ( berkunjung ), dan menemuimu. Dan, maaf aku baru bisa mempublikasikan ceritamu di bulan Juli 2019 ini.

Sabtu, 03 November 2018

Tingkatkan Wisatawan Dari Russia, Aeroflot Buka Penerbangan Langsung Moskow-Denpasar



Kabar gembira datang dari maskapai nasional Rusia, Aeroflot-Rossiya Airlines, maskapai tersebut baru saja membuka penerbangan langsung atau direct flight dari Moskow, Rusia menuju Denpasar, Bali, Indonesia. Pembukaan penerbangan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah wisatawan di kedua negara.

Dalam penerbangan perdananya dari Moskow – Denpasar, Senin (29/10), pesawat tipe Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan SU-6295 mengangkut 297 orang penumpang. Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I Devy Suradji saat acara penyambutan penumpang pertama, kemarin pagi di Terminal Kedatangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kecamatan Kuta, Badung mengatakan rencananya layanan penerbangan langsung dari Rusia berlangsung tiga kali dalam sepekan, yakni tiap Senin, Kamis, dan Sabtu. Diharapakan dengan penerbangan langsung ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan Rusia ke Bali.

Penerbangan ini merupakan realisasi dari slot penerbangan pada winter season. Penerbangan langsung ini merupakan bukti bahwa Ngurah Rai mampu melayani penerbangan jarak jauh dengan pesawat berbadan lebar. Kesiapan infrastruktur seperti runway sepanjang 3.000 meter, apron, serta fasilitas penunjang seperti garbarata yang mendukung.

Jumlah wisatawan asal Rusia yang dilayani oleh Bandara Ngurah Rai hingga September 2018 sebanyak 80.975 jiwa. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 10,38 persen dari periode yang sama di tahun lalu yang hanya mencapai 73.359 wisatawan.  


“Saat ini Rusia belum masuk dalam 10 besar negara penyumbang wisatawan manca negara. Semoga dengan pembukaan rute ini, jumlah kunjungan dari Rusia meningkat pesat,” harap Devy.


Dibukanya penerbangan langsung ini diapresiasi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus M Wahid Supriyadi, yang hadir dalam upacara inaugural kemarin. Dia mengatakan hal ini merupakan salah satu bentuk kerja sama yang sangat mendukung peningkatan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui Bali.

“Di tahun 2017 lalu, wisatawan dari Rusia ke Indonesia naik sebesar 37 persen dari tahun sebelumnya, menjadi sebanyak 110 ribu wisatawan. Dengan adanya penerbangan langsung ini, ditargetkan wisatawan akan meningkat menjadi 145 ribu,” harapnya.

Kamis, 12 Juli 2018

Dukung Bersama Asian Games 2018, Masyarakat Surakarta Ciptakan "Kampung Asian Games"


 Lukisan maskot Asian Games. Bhin-Bhin, Atung, dan Kaka di Kampung Asian Games, Jebres, Solo


Halo, Indonesia! Salam hangat dari Kami warga Kampung Asian Games, Jebres, Surakarta!

Semarak Asian Games XVIII Jakarta-Palembang sudah mulai terasa di berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali bagi kami warga Kota Surakarta, khususnya masyarakat di Kelurahan Pucang Sawit, Jebres, Surakarta yang sangat senang dengan ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan pesta olahraga terbesar di Asia itu. Tak tanggung-tanggung bahkan di salah satu sudut Kota Surakarta ini tepatnya di sepanjang jalan Candibodro atau yang menuju kediaman Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo tersebut disulap dengan berbagai lukisan 3D warna-warni bertemakan Asian Games 2018. Inilah Kampung Asian Games dari Solo untuk Indonesia, lukisan-lukisan tersebut merupakan karya dari seniman di seluruh wilayah Solo Raya dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Nah, Sekedar informasi nih buat Kamu, ini ialah kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games yang mana untuk pertama kalinya dalam sejarah akan di laksanakan didua tempat berbeda sekaligus, yakni Jakarta dan Palembang serta Bandung, Bekasi dan Banten sebagai kota pendukung. Indonesia pertama kali menjadi tuan rumah Asian Games yang ke-4 pada tahun 1962 dan diselenggarakan di Jakarta mulai tanggal 24 Agustus sampai 4 September 1962 yang di ikuti sebanyak 1.460 atlet dari 17 negara yang berpartisipasi untuk memperebutkan medali pada 15 cabang olahraga yang dipertandingkan. Di Asian Games keempat ini pula untuk pertama kalinya Bulutangkis di pertandingkan dalam Asian Games. Pada event tersebut pula Indonesia berhasil menduduki peringkat 2 di bawah Jepang dengan perolehan 21 medali emas.
Energy of Asia

Saat ini sejarah tersebut kembali terulang, dengan terpilihnya Indonesia sebagai penyelenggara Asian Games ke-18 di Jakarta-Palembang. Ajang ini di ikuti oleh 45 negara di seluruh Benua Asia dengan 15.000 atlet dan official, 7000 media, serta 30.000 sukarelawan dalam semarak Asian Games 2018 ini. Dengan prediksi Asian Games tahun 2018 ini akan ditonton lebih dari 5 miliar orang dari China, India, Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tengah dan Asia Tenggara, semua pasang mata akan tertuju kepada Indonesia. Pada Asian Games ini Indonesia tidak hanya dituntut sukses dalam prestasi dan penyelenggaraan, namun seluruh komponen dari pemerintah sampai rakyat juga harus mampu memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan bangsa yang bersatu padu menyukseskan Asian Games tersebut.


Seperti di Kampung Asian Games ini Kamu akan di manjakan dengan mural 3D bertemakan Asian Games 2018, Kamu pun juga bisa ber selfie ria disini. Di lorong jalan sepenjang 200-an meter ini berbagai mural atlet yang pernah meraih emas di ajang Asian Games terpampang di setiap tembok dan sudut gang. Yang menjadi icon ialah mural bergambar Susi Susanti menangis saat meraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona. Lalu ada mural bergambar Presiden Joko Widodo yang sedang bertinju, hingga Wali Kota Solo Pak Rudy.


Ayo kita dukung bersama Asian Games 2018

Bahkan Walikota Solo mengatakan dengan adanya mural di sekitar kediamannya ini ialah dalam rangka membantu mempromosikan event Asian Games 2018. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Surakarta untuk bersama-sama mengobarkan semangat olahraga, membela tanah air tercinta ini di ajang Asia Games XVIII. Walaupun Surakarta bukan salah satu kota yang menjadi tempat bertanding tak menyurutkan semangat warga untuk turut berpartisipasi menyukseskan Asia Games dengan apa yang mereka bisa, karena bagi mereka ini hal tersebut menyangkut harga diri bangsa Indonesia, bangsa besar yang selama ini telah kita bangun dengan tetesan keringat kita sendiri tentunya harus sukses menggelar ajang tersebut, kita memang tidak seragam, tapi kita beragam, puluhan tahun kita rukun berdampingan, damai tanpa perselisihan, bahagia meski berbeda keyakinan maka dari itu hindari perpecahan, junjung tinggi persatuan dan kesatuan, Bhineka Tunggal Ika bukan hanya sekedar harapan, beragam suku, etnis, ras, agama, dan budaya, kita memang berbeda, tapi bukan berarti boleh mencela, jangan lelah bersuara, karena kita Indonesia!

Lembaga lain yang digandeng dalam proyek ini adalah Perhutani, dan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Menurut Presiden Direktur PT PTMIN Warih Andang Tjahjono proyek ini adalah bukti dari komitmen dan keseriusan Toyota Indonesia dalam memberikan kontribusinya terhadap pelestarian lingkungan. Kabar gembiranya di bulan Juni ini beberapa pohon yang telah di tanam sudah mulai memunculkan kuncup bunga Sakura lho Sob...
6. Taman Pelangi Jurug
Diresmikan pada Desember tahun lalu, Taman  Pelangi ini telah banyak menyedot perhatian para wisatawan di Solo Raya, salah satu wahana yang menjadi andalan adalah ancing fountain yang beroperasi sebanyak 3x dalam sehari yakni  pukul 19.00, 20.00, dan 21.00. Tiket masuk di TPJ sebesar Rp 25.000 per orang.

Oke, Sob sampai di sini dulu pembahasan kita, nanti jika ada update terbaru akan saya update lagi tentunya, see you next time.....
Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]

Jumat, 22 Juni 2018

TOP-10 Gedung Pencakar Langit di Kota Semarang

                                                                   skyline kota Semarang

Seperti yang kita semua ketahui, Semarang merupakan Ibukota Jawa Tengah sekaligus menjadikannya sebagai kota terbesar di Jawa Tengah. Dengan terus berkembangnya ekonomi nasional sehingga banyak investor-investor baik dalam maupun luar negeri berdatangan untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Tak terkecuali Kota Semarang yang dalam beberapa tahun terakhir ini kebanjiran ivestasi terutama untuk pendirian gedung-gedung pencakar langit baru yang berfungsi sebagai Hotel, Apartemen, Pusat Perbelanjaan, dll. Hal ini akan dapat membawa Kota Semarang sejajar dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Di Jawa Tengah sendiri terdapat dua kota dengan pertumbuhan gedung paling pesat yakni Kota Semarang dan Kota Surakarta Untuk pertumbuhan gedung di ota Surakarta sudah saya bahas di postingan sebelumnya. Lalu siapakah 10 gedung tertinggi di Kota Semarang, berikut ini daftarnya:

1. Star Hotel dan Star Apartemen (31 lantai)

Bangunan yang berada di Jalan MT Haryono ini memiliki ketinggian dengan 31 lantai dan merupakan gedung tertinggi di Jateng dan DIY, namun rekor ini sudah di kalahkan oleh Apartemen The Khayangan di Grogol, Solo Baru, Sukoharjo, Solo yang mencapai 32 lantai. Sesuai dengan namanya, bangunan ini merupakan sebuah hotel bintang 4 serta apartemen. Bangunan ini juga terdapat kolam renang di bangunan paling atas, sehingga selain bisa berenang, juga bisa menyaksikan sejumlah sudut kota dari ketinggian.

(Baca Juga: Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Kota Surakarta )

2. Candiland Borobudur Apartemen (23 lantai)

Bangunan yang berada di Jalan Diponegoro, Tegalsari, Candisari, Kota Semarang,  ini memiliki ketinggian dengan 23 lantai. Sama halnya seperti Star apartment, bangunan ini juga merupakan gedung yang difungsikan sebagai apartemen dan condotel.

3. Apartemen Warhol Residances  (23 lantai)

Berada di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota Semarang, gedung ini memiliKi 23 lantai. Bangunan ini didisain oleh Li Teck Fu dari Singapura, arsitek terkemuka dengan 15 tahun pengalaman dalam mendesain baik gedung komersial maupun hunian.
4. Sentraland Apartemen Mall (22 lantai)

Beralamat di Jalan Ki Mangunsarkoro, Karangkidul, Semarang Tengah, gedung ini memiliki 22 lantai. Gedung ini dibangun salah satu anak perusahaan Perum Perumnas. Gedung tersebut akan difungsikan  untuk retail, hotel, kondotel dan apartemen. Nilai investasinya mencapai sekitar Rp300 miliar.
5. Marquis de Lafayette Apartement (21 lantai)
Berada di Jalan Pemuda, Kota Semarang, bangunan ini memiliki 21 lantai. Marquis De Lafayette Semarang merupakan salah satu poject Pollux Properties Indonesia untuk apartemen, Condotel & Shopping Mall dengan luas area 4.000 meter persegi.
6. The Pinnacle Apartment (21 lantai)
Lokasinya berada di Jl Pandanaran yang merupakan salah satu lokasi prestisius di Kota Semarang yang harga tanahnya saat ini mencapai kisaran 80 juta rupiah/m2
7. Apartemen Mutiara Garden Suites (20 lantai)
Jalan Petempen 294, Kembangsari, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah gedung ini berfungsi sebagai apartemen super block
8. Paltrow Bellini Apartment (20 lantai)
Di atas lahan sekitar 15.000 sqm, Paltrow City hadir di Jalan Prof Sudharto Tembalang, Semarang. Kawasan yang saat ini menjadi daerah dengan pertumbuhan nilai properti Tertinggi di Kota Semarang. Terinspirasi dari keindahan dan kenyamanan hunian di Eropa. Paltrow City sebuah mini block yang saling terintegrasi menjadi yang pertama berdiri di Kota Semarang.
9. Hotel Gumaya Tower (17 lantai)
Hotel Gumaya Semarang berada di Jalan Gajahmada No 59-61 Semarang 50232, di pusat kota yang tak jauh dari Simpang Lima Semarang. Hotel Gumaya yang memiliki 259 Kamar hotel ini merupakan hotel bintang 5 yang dirancang membantu tamu bersantai dalam kenyamanan dan gaya. Fasilitas dan layanan Hotel Gumaya ini antara lain ruangan bebas rokok, AC, bathrobes, surat kabar harian, meja, pengering rambut, akses internet (nirkabel) di masing-masing hotel kamar. Selain itu, Hotel Gumaya Semarang memiliki layanan kamar 24 jam, lantai eksekutif, Lift, kedai kopi, bar / pub.
10 Menara Suara Merdeka (16 lantai)

Menara Suara Merdeka merupakan gedung perkantoran yang mengadopsi teknologi kantor modern yang berada di Jalan Pandanaran. Dibangun oleh Saratoga Capital bersama dengan PT Merdeka Sandi Surya (MSS) dan pekerjaan konstruksi oleh PT WIKA. Gedung 16 lantai plus 2 lantai basement yang berdiri di atas lahan seluas 3.100 m2 dan luasan gedung 17.000 m2 itu mengusung konsep green architecture dan green building.
Oke, itulah top-10 pencakar langit tertinggi di kota Semarang, See you next update, Sob.....
Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]

Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Kota Surakarta

                                                      Solo Baru, Sukoharjo, Solo. View

Solo merupakan kota kedua terbesar di Jawa Tengah setelah Semarang, Solo mengalami pembangunan yang tidak kalah pesat dengan Kota Semarang seperti pembangunan gedung-gedung pencakar langit yang 5 tahun terakhir ini semakin marak di kawasan Solo Raya khususnya di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo membawa dampak positif bagi warga sekitar karena dapat meningkatkan kegiatan ekonominya dan membawa Solo Raya menuju Kota Masa Depan.

Saat ini di wilayah Solo Raya telah banyak berdiri berbagai gedung pencakar langit khususnya di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo yang mana merupakan dua wilayah yang paling banyak memiliki gedung pencakar langit, hal ini membuat Solo Raya menjadi salah satu daerah dengan perkembangan infrastruktur pembagunan paling pesat di Jawa tengan dan DIY, beragam gedung yang dibangun di Solo Raya memiliki fungsi yang berbeda-beda antara lain yang terbanyak adalah Hotel disusul kemudian sebagai Apartemen, Rumah Sakit, dan tempat parkir. Berikut ini beberapa gedung tertinggi di Solo Raya:

Top-10 Gedung Tertinggi di Surakarta

Berikut ini adalah 10 Gedung tertinggi di Solo yang saat ini sudah beroperasi

1. Hotel Alila Solo (30 lantai)


Alila Hotel merupakan gedung tertinggi di kota Solo dan tertingi kedua di provinsi Jawa Tengah setelah Star Hotel & Star Apartment (31 lantai) di kota Semarang. Alila Hotel terdiri dari 30 lantai dan merupakan salah satu hotel bintang 5 di kota Solo. Gedung ini juga memiliki sebuah convention hall. Alila Hotel ini masih baru karena baru buka tahun 2015 yang lalu, bagi sobat yang ingin menginap di hotel ini siapkan tarif sekitar 1 juta rupiah/malam, tapi tenang fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap karena hotel ini merupakan hotel luxury.

2. Rumah Sakit Indriati, Sukoharjo (28 lantai)


RS ini merupakan Rumah Sakit kelas Internasional pertama di Solo Raya dan salah satu yang terlengkap di Indonesia dengan alat-alat yang sudah ter modern sekaligus Rumah Sakit yang memiliki lantai berjumlah 28 lantai dan juga memiliki Helipad (tempat mendarat Helikopter) di bagian atas gedung ini sekaligus menjadikannya sebagai Rumah Sakit tertinggi ke dua di Indonesia. Rumah Sakit memliki empat layanan medis unggulan yaitu Pusat Pelayanan Kanker atau Cencer Center, Jantung, Syaraf dan Tulang Belakang, serta Orthopedi. Walaupun Rumah sakit ini berkelas Internasional namun RS. Indriati tetap menerima pasien yang memiliki kartu BPJS Kesehatan, seperti yang telah diatur di Undang-Undang dimana Rumah Sakit Swasta harus menyidiakan 20% kamar untuk pasien BPJS.


3. Solo Paragon Hotel & Residence (25 lantai)


Solo Paragon difungsikan sebagai Hotel, Apartemen, dan Mall yang terintegrasi, gedung yang memiliki 25 lantai ini beralamat di Jl. Dr. Solo Soetomo, Mangkubumen, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57125, Indonesia.


4. Aston Hotel/Solo Ceter Point (22 lantai)


Aston Hotel Solo, hotel berbintang 4 ini berdiri dengan gagahnya , tampil percaya diri dengan desain simple ( lebih ke modern minimalis untuk fasad nya menurut saya ) untuk keseluruhan satu tower besar yang menjulang kelangit ini totalnya 22lantai ( maksudnya sampai ke lantai 22 , jadi bukan perlapis ) .

Aston Hotel Solo ini sendiri masih satu komplek dengan Solo Center poin karena pada dasarnya ya satu bagian sih , bawahnya hotel selebihnya dibagian atas adalah Apartemen. IT Mall dan pusat bisnis dibawah turut menemaninya.

5. Best Western Premier, Sukoharjo (22 lantai)


Best Western Premier Solo Baru adalah sebuah penginapan yang letaknya di Kabupaten Sukoharjo yang memiliki 22 lantai dengan letak yang strategis, yang menawarkan akses dekat pusat pemerintahan dan hiburan. Nikmati pelayanan istimewa dan fasilitas yang unggul akan membuat pengalaman menginap anda tidak terlupakan. Lingkungan yang aman, bersih, dan ramah menambah daya tarik penginapan ini sering dikunjungi para wisatawan.


6.  Menara One Apartment (15 lantai)



Menara One adalah salah satu proyek PT Menara Santosa yang mempunyai konsep apartemen dengan hak kepemilikan strata title atau hak milik atas satuan unit apartemen.
Sehingga menjamin keamanan investasi.
Terletak strategis di Gembongan, Pabelan, Kartasura, dekat dengan pusat pendidikan (UMS, ATMI, HIS, UNS Pabelan).
Serta dekat dengan pusat perbelanjaan (Transmart, Solo Square, Goro Assalam) dan juga dekat dengan pusat kota.

7. Hotel Harris, Solo (15 lantai)

Seperti yang sobat ketahui , satu lagi Hotel berbintang 4 hadir di Kota Solo. hotel HARRIS yang berada di  Jl. Slamet Riyadi no. 464, Purwosari – Laweyan Solo ini resmi dibuka untuk umum pada tanggal 14 April 2018. HARRIS hotel Solo memiliki 144 kamar yang terdiri dari 138 HARRIS Room, 4 Suite rooms, dan 2 President suites rooms. Selain itu Harris Hotel Solo juga memiliki 5 ruang meeting, dan 1 ballroom dengan kapasitas 1000 orang. HARRIS hotel Solo ini 15 lantai , menjulang ke angkasa cukup tinggi.


8. POP! Hotel, Solo (13 lantai)

Hotel ini masih satu grup dengan Harris Hotel, letaknya pun tidak terlalu jauh dari Kampung Batik Laweyan dan Solo grand Mall

9 Fave Hotel, Solo Baru (13 lantai)

Dengan beralamat di Jalan Ir. Soekarno, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, membuat sobat yang menginap disini aan dimanjaan dengan berbagai fasilitas, diantaranya hanya berjara 10 meter dari Hartono Trade Center, 50 meter dari The Park Mall, dan 70 meter dari Hartono Lifestyle Mall

10. Hotel Brothers, Solo Baru (12 lantai)

Perkembangan hotel di Solo Baru sekarang ini pesat sob, terlihat dengan banyak hotel baru berdiri dan juga beberapa hotel melakukan pembenahan dan penambahan kapasitas seperti halnya Hotel Brothers Solo Baru. Beralamat  Jl. Ir. Soekarno Blok AC 25, Solo Baru, Langenharjo, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah

Selain 10 gedung tersebut masih ada seitar 13-an gedung lain yang memiliki tinggi antara 8-11 lantai, ini saya hanya menuliskan top-10 saja soalnya kalau menulis semua bisa keriting nih jari. Hhaa ;v
Oke kita lanjut lagi pembahasannya Sob,,,


Calon Gedung pencakar langit baru di wilayah Solo Raya yang masih dalam tahap pembangunan:

1 The Khayangan Apertemen, Solo Baru Sukoharjo (7 Tower @32 lantai)

The Khayangan Apartement, Sukoharjo yang saat ini sedang dalam proses pembangunan dan memiliki 32 lantai (sudah topping-off) ini akan manjadi gedung pencakar langit tertinggi Solo Raya sekaligus di Jateng dan DIY mengalahkan Star Hotel & Star Apartment (31 lantai) di kota Semarang. Apartemen ini berlokasi di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, atau lebih mudahnya berlokasi di Timur Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Apartemen ini direncanakan akan dibangun sebayak tujuh tower. Apartement yang saat ini sedang dalam pembangunan di wilayah Solo Raya antara lain, The Khayangan Apartement (32 lantai), Pascal Apartement (24 lantai), Hotel Suka Marem yang diubah menjadi hunian vertikal, Azana Hotel (20 lantai).

2 Lokananta Futures, Solo (4 Tower @31 lantai)

Di kembangkan oleh Adhi Persada Properti, kemungkinan akan mulai di bangun tahun ini, dikarenakan pengajuan proposal sudah selesai dan memperoleh izin, namun design ini masih belum fixs atau preliminary dibangun sesuai design tersebut.

Quest Condotel Solo (23 lantai)

Hotel anyar ini berkonsep kondotel sehingga masyarakat bisa ikut berinvestasi dengan membeli kondominium senilai Rp600 jutaan/unit. Saat ini, tim pemasaran hotel tersebut juga sedang gencar mempromosikan investasi properti itu di dalam maupun luar Solo. 

4 Swiss-Belhotel, Solo ( 21 lantai)

Terletak di sebelah barat pool Bus Rosalia Indah, depan pasar Ngudi Rejeki, Gilingan, Surakarta. Terdiri dari 21 lantai dan 3 basemant. Gedung ini akan memiliki design glassy seperti RS Indriyati, Sukoharjo. Pembangunan saat ini (Juni 2018) telah mencapai 7 lantai, kita tunggu jadinya yaa Sob.....

5 RS JIH/Yabinstra, Solo (12 lantai)

PT Unisia Medika Farma (UMF) sebagai pemilik RS JIH bersama dengan Yayasan Bina Sejahtera Warga Bulog (Yabinstra) mendirikan Rumah Sakit JIH di Solo atau RS JIH Solo. Rumah sakit ini berada di Jalan Adi Sucipto 118 Laweyan, Surakarta, dan sudah ground breaking alias peletakan batu pertama pada hari Jumat , 29 September 2017. Berdiri di lahan seluas 6.400 m2 dengan luas bangunan 28.000 m2, pembangunan RS JIH Solo ini direncanakan akan selesai dalam 15 bulan. RS JIH Solo rencananya memiliki 154 kamar yang terdiri dari kelas 1,2,3, Utama, VlP VVIP dan President Suite , kesemuanya itu siap beroperasi dalam waktu 15 bulan kedepan. (update terkini Juni 2018 sudah mencapai 7 lantai)

6 Gedung Pemerintah Kabupaten Sukoharjo (10 lantai)

Ngomong – ngomong mengenai ini, si Gedung baru Pemkab Sukoharjo itu dibangun dengan alokasi anggaran senilai Rp94 miliar. Dan semua dana itu berasal dari APBD Sukoharjo 2017. Gedung yang dibongkar itu dulunya ditempati pegawai Bagian Humas, Inspektorat, dan Bappeda Sukoharjo. Rencananya si Gedung baru nanti yang setinggi 10 lantai itu bakal diperuntukkan 11 organisasi perangkat daerah. (update terkini Juni 2018 sudah mencapai 8 lantai)


Masih ada sekitar 5 gedung lagi yang masih alam tahap pembangunan tapi isini saya hanya menuliskan 6 dahulu, gapapa yaa Sob. Hheee

Sampai jumpa di Update yang berikutnya... See you next time, Sob


Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]