Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 November 2018

Boeing Disebut Menyembunyikan Anomali Pada Sistem Pesawat B737 MAX 8 PK-LQP



Dugaan tersebut disampaikan oleh media terkenal Wall Street Journal (WSJ). Mereka mengutip pernyataan dari pakar keamanan yang terlibat dalam investigasi jatuhnya pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 milik Lion Air dengan registrasi PK-LQP. Pejabat Madya Federal Aviation Administration (FAA) dan sejumlah pilot telah mengungkapkan hal yang sama tentang masalah pada pesawat tipe Max 8 dan Max 9.

Boeing disebut menyembunyikan informasi penting soal potensi bahaya dari fitur kontrol penerbangan di tipe pesawat Max 8&9, yang merupakan jenis pesawat Lion Air yang jatuh beberapa minggu yang lalu.

Laporan itu mengungkap tentang automated stall-prevention system di Boeing 737 MAX 8 dan MAX 9 yang sebenarnya bertujuan membantu awak pesawat terhindar dari kekeliruan mengangkat hidung pesawat terlalu tinggi. Namun, saat dalam kondisi tidak biasa, fitur itu dapat mendorong pesawat secara tidak terduga dan sangat kuat sehingga awak pesawat tidak bisa menariknya kembali.

Situasi seperti itu disebut bisa mengakibatkan pesawat menukik dengan curam atau kecelakaan. Kondisi demikian disebut tetap bisa terjadi, bahkan jika pilot menerbangkan pesawat secara manual. 


Seperti diketahui, Boeing dan otoritas penerbangan Amerika Serikat (AS), Federal Aviation Administration (FAA), menerbitkan buletin keamanan untuk semua maskapai di dunia yang memakai pesawat Boeing 737 MAX 8 setelah kecelakaan Lion Air PK-LQP pada 29 Oktober 2018. Tetapi sejumlah pilot yang tergabung dalam Allied Pilot Association menyebut buletin itu bukan penegasan prosedur, melainkan berisi informasi baru yang tidak pernah mereka ketahui sebelumnya.

"Mereka (Boeing) tidak memberi kami semua info yang kami butuhkan ketika kami menerbangkan pesawat," kata juru bicara Allied Pilot Association, Captain Dennis Tajer, seperti dilansir CNN.

"Buletin ini bukan penegasan kembali, melainkan suatu pencerahan dan informasi baru," sambungnya.


Asosiasi tersebut mengatakan manual Boeing 737 MAX 8 tidak memberi tahu pilot bahwa ketika komputer pesawat mendeteksi pesawat berada dalam kondisi stall, sistem itu secara otomatis memicu respons, seperti menurunkan hidung pesawat. Itu adalah informasi penting bagi pilot. 

Boeing telah menanggapi laporan Wall Street Journal soal pesawat Boeing 737 MAX 8 ini. Boeing menjamin keamanan pesawatnya.

"Kami telah bekerja sama dengan tim penyelidik dan semua pihak berwenang yang terlibat. Kami yakin akan keamanan dari 737 MAX. Keamanan tetap menjadi prioritas utama kami dan merupakan nilai utama bagi semua orang di Boeing," demikian pernyataan Boeing.

Sementara itu, Managing Director Lion Air Captain Daniel Putut Kuncoro Adi juga telah memberi jawaban kepada CNN. "Kami mengumpulkan semua informasi dalam penyelidikan internal kami, kami bekerja dengan para ahli kami di departemen (operasi dan teknik), tetapi kami tetap menghormati investigasi yang dilakukan KNKT dan kami menunggu laporan tersebut," ungkapnya.

Dengan ditemukannya fakta tersebut mungkin saja pemerintah Indonesia bisa melakukan grounded seluruh armada Boeing 737 MAX family, bila ini terjadi maka untuk pesawat sejenis bisa digantikan dengan pesawat Irkutsk MC 21-300 buatan Rusia.

Minggu, 04 November 2018

Akankah Indonesia Mengakuisisi Sistem Pertahanan Korkut SPAAG Aselsan Turki?



Tentara Nasional Indonesia terus menilai unit mekanik berlapis baja mereka untuk pembelian sistem meriam pertahanan udara self-propelled untuk memenuhi kebutuhan pertahanan udara dataran rendah. KORKUT menonjol di antara sistem kandidat yang dapat memenuhi kebutuhan.

Sebuah delegasi yang terdiri dari pejabat TNI dan personil teknis memeriksa kompetensi teknis sistem KORKUT di Ankara, pada 20 September 2018, delegasi diberikan presentasi dan demonstrasi mengenai kemampuan ASELSAN dan fitur teknis sistem KORKUT. Kemudian, selama kegiatan pelatihan yang direncanakan dari Land Forces Command Air Defense School, demonstrasi dan non-tembakan tes yang sukses dilakukan di daerah MSB Konya Karapinar Fire.

Demonstrasi tersebut merupakan bukti bahwa KORKUT memiliki sistem yang sangat efektif terhadap target lahan serta menunjukkan keefektifannya terhadap target udara dalam berbagai skenario termasuk deteksi dan keterlibatan multi-target. Target udara dan empat target darat telah berhasil dipukul dalam berbagai skenario, termasuk skenario yang menunjukkan kemampuan sistem untuk bergerak.



Sistem KORKUT, yang memenangkan kekaguman dan apresiasi delegasi Indonesia, telah menunjukkan kompetensi teknis dan telah menyelesaikan tahap yang sangat penting dalam proses pengadaan Indonesia.

Sistem KORKUT, yang memiliki banyak fitur luar biasa dibandingkan dengan rekan-rekannya, adalah solusi pertahanan udara yang efektif terhadap rudal udara-ke-darat, rudal jelajah, dan kendaraan udara tanpa awak dengan Amunisi Partikel ATOM® 35 mm yang dikembangkan oleh ASELSAN.

Konfigurasi kendaraan dapat diubah sesuai dengan kebutuhan operasional pengguna. Ini memiliki kapasitas untuk membawa muatan seperti senapan 150 mm, platform pertahanan udara, sistem radar seluler skala besar, dukungan tembakan artileri, dan artileri dipasang di puncak dan sistem rudal

Sabtu, 03 November 2018

Gelaran Indo Defence 2018 Belum Dimulai, Namun Prancis dan Turki Sudah Berlomba Untuk Menawarkan Kapal Selamnya Kepada Indonesia




Gelaran Indo Defence 2018 tak lama lagi akan dijelang (7 – 10 November), dan seperti biasa, ajang pameran pertahanan dua tahunan ini akan memberikan kesempatan bagi para vendor alutsista dari dalam dan luar negeri untuk unjuk kebolehan, dan tentunya diakhiri unjuk penawaran kepada Kementerian Pertahanan RI.

Dan, salah satu peluang pengadaan yang terbuka lebar adalah program pemenuhan target kapal selam untuk TNI AL. Seperti telah kami wartakan sebelumnya, pada Desember 2017, disebutkan bahwa target kepemilikan armada kapal selam hingga 2024 telah direvisi. Pihak Mabes TNI AL telah mengkonfirmasi bahwa persyaratan awal untuk 12 kapal selam pada tahun 2024 sebagaimana ditetapkan dalam cetak biru Minimum Essential Force (MEF) III telah dikurangi menjadi 8 unit.

Dengan kondisi di atas, maka terbuka peluang pengadaan 3 unit kapal selam, setelah saat ini Satsel (Satuan Kapal Selam) telah mengoperasikan 4 unit kapal selam, dan 1 unit Nagapasa Class yang akan segera diresemikan dalam waktu dekat. Adalah Naval Group (d/h DCNS) dari Perancis yang sudah memastikan akan ‘memperlihatkan’ keunggulan kapal selam Scorpene Class di Indo Defence 2018.





Dikutip dari shephardmedia.com (1/11), juru bicara Naval Group menyebutkan, bahwa Indonesia menginginkan tipe kapal selam yang ideal beroperasi di laut lepas dan laut dangkal. “Dengan kebutuhan tersebut, kami menawarkan Scorpene Class,” ujar juru bicara Naval Group.
Dari beberapa Scorpene Class yang telah diproduksi, dua diantaranya kini dioperasikan AL Malaysia. Saat ini belum ada lagi order pembangunan Scorpene Class di Asia Tenggara, namun India sudah sudah resmi memesan 6 unit program Project 75I-class bersama Perancis. Keunggulan Project 75I Class adalah kapal selam diesel listrik ini dilengkapi peluncur VLS (Vertical Launch System) untuk rudal jelajah Brahmos/Yakhont. Selain itu Project 75I Class sudah mengsung teknologi Air Independent Propulsion (AIP).
Dan seperti Scorpene Class yang ditawarkan ke Indonesia, enam unit Project 75I Class dibangun oleh galangan nasional India. Sebelumnya pada Oktober 2015, Naval Group telah melobi Pemerintah RI untuk mengakuisisi kapal selam diesel listrik Scorpene 1000 SSK.
Scorpene 1000 disebut sebagai Andrasta Class, yakni konsep kapal selam yang digadang Naval Group pada tahun 2008. Dari informasi yang didapat, Scorpene 1000 punya bobot 855 ton (di permukaan), panjang 48,8 meter dan diawaki 19 personel. Scorpene 1000 dibekali enam tabung peluncur torpedo 533 mm. Selain torpedo, juga dapat diluncurkan rudal anti kapal SM-39 Exocet.

Di Indo Defence 2018, Perancis tak sendirian dalam menawarkan kapal selam untuk Indonesia, sama-sama mengedepankan ToT (Transfer of Technology) ada nama besar yang tak kalah sangar, seperti Savunma Teknolojileri M├╝hendislik ve Ticaret A.┼× (STM) dari Turki. STM diwartakan telah melakukan penandatangan perjanjian dengan manufaktur pertahanan asal Jerman ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) untuk proyek kapal selam baru TNI AL.

Selasa, 30 Oktober 2018

Boeing 737 Max 8 Jatuh, Ini Dia Pesawat MC 21-300 yang Ditawarkan Rusia kepada Indonesia Diklaim Lebih Baik



Sejumlah pemimpin dunia turut menyampaikan belasungkawa ke Indonesia terkait insiden jatuhnya pesawat Lion Air. Tak terkecuali Presiden Russia Vladimir Putin.

Ucapan duka dari Putin disampaikan akun Twitter resmi Kedutaan Rusia di Afrika Selatan @EmbassyofRussia, Selasa (29/10/2018). 

"Presiden Putin mengirim pesan duka ke Presiden Jokowi terkait meninggalnya penumpang dan awak pesawat dalam kecelakaan pesawat di Jawa," tulis akun tersebut. 


"Warga Rusia turut berduka kepada mereka yang kehilangan keluarga dan orang-orang terkasih dalam tragedi ini, semoga mereka diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi situasi yang sulit ini," imbuhnya. 

Kecelakaan ini menambah dafatar panjang kecelakaan pesawat jenis Boeing 737 karena kesalahan teknis, walaupun yang dipakai oleh Lion tersebut ialah seri terbaru yakni 737 Max 8.


Bila kita melihat sedikit kebelakang, beberapa bulan yang lalu Rusia menawarkan pesawat komersil buatannya yang diklaim lebih baik dari pada Boeing 737 family dan Airbus 320 family. Irkut MC-21 adalah pesawat komersial model baru yang saat ini juga belum masuk dalam tahap produksi, dan tengah menuju proses sertifikasi laik terbang.

Meskipun demikian, sejumlah korporasi dan maskapai sudah melakukan pemesanan terhadap pesawat ini.

Total 175 pesanan sudah terkonfirmasi, antara lain dari Aeroflot, Red Wings Airlines, ACS, Avia Traffic Company, Ilyushin Finance Co., Kyrgyztan Air Company, UTair, VEB Leasing, dan Sberbank Leasing.

Adapun terdapat dua seri dari pesawat ini yaitu MC-21-200 berkapasitas 132-165 kursi penumpang dan MC-21-300 dengan 163-211 kursi penumpang. 

MC-21 sendiri didesain untuk penerbangan jarak menengah dan dilengkapi dengan teknologi dan desain terkini. Keunggulan yang ditawarkan pesawat ini adalah lebih hemat biaya operasional, meningkatkan kenyamanan penumpang, dan memenuhi regulasi terkait lingkungan. 

Dikutip dari Reuters, saat ini industri penerbangan Airbus (AS) dan Boeing (Prancis) memang tengah jauh di depan China dan Rusia dari sisi angka penjualan.


Menurut pandangan penulis pesawat ini memang layak dijadikan pengganti pesawat Boeing yang kerap mengalami masalah. Namun, penjualan pesawat MC-21 ini bisa melonjak di Rusia, Eropa Timur dan negara-negara Asia khususnya karena dinilai bisa lebih hemat dalam hal operasional.

Irkut menyatakan MC-21 bisa lebih hemat 15% dari pesawat generasi saat ini. Adapun MC-21 yang mampu terbang 6.000 km ini akan bersaing langsung dengan Boeing 737 dan Airbus A320.

United Aircraft Corporation yang merupakan induk usaha Irkut memprediksi penjualan MC-21 dalam dua dekade ke depan dapat mencapai 15.000 unit.

Rabu, 04 Juli 2018

Saat Kereta Api Buatan Indonesia Menguasai Pasar Asia-Afrika



Berbicara tentang teknologi Kereta Api terutama buatan Indonesia beberapa tahun belakangan ini memang sudah menunjukkan perkembangan yang sangat baik terutama dari segi kualitas dan kuantitas Kereta itu sendiri. PT INKA (persero)  terus berupaya mensejajarkan dirinya dengan produk-produk lain dari China, Jepang, dan Korea, walaupun Indonesia sendiri sampai saat ini belum ada Kereta cepat buatan dalam negeri, namun dalam waktu dekat PT INKA akan segera membuat kereta semi-cepat pertama buatan anak bangsa, jika hal tersebut berhasil maka PT INKA sudah bisa disejajarkan dengan perusahaan kereta dari negara-negara maju lainnya, sekligus membuat PT INKA sebagai perusahaan manufaktur Kereta Api termaju di Asia Tenggara.

Bahkan produk PT INKA seperti Kereta, Gerbong, dan lokomotif sudah banyak dipesan dari luar negerik lepas dari upaya PT KAI meremajakan armada keretanya menggunaka produk dari PT INKA sehingga dunia perkeretaapian di Indonesia saat ini sudah cukup baik, hal tersebut secara tak langsung mempromosikan produk Kereta buatan Indonesia ke Mancanegara sehingga saat ini sudah banyak negara yang mempercayakan armada keretanya kepada PT INKA, sebut saja Bangladesh, Malaysia, Australia, Filiphina, dan bebrapa negara lain di kawasan Afrika seperti Senegal, Nigeria, Maladewa, dll. Bahkan total pesanan untuk negara Bangladesh saja mencapai 150-an kereta.

Sedangkan di dalam negeri sendiri produk PT INKA akan sangat mudah kita temui terutama pada rangkaian gerbong dan kereta jarak jauh, sedang, maupun dekat. Untuk yang jarak jauh hampir seluruh kereta dan gerbong merupakan buatan anak bangsa, sedangkan untuk jarak menengah dan pendek INKA memiliki produk sendiri kni KRDI ( Kereta Rel Diesel Indonesia ). Pihak PT KAI pun sudah menandatangani kontrak untuk pengadaan sebanyak +800 Gerbong dan Kereta.

Produk terbaru dari PT INKA adalah rangkaian KA Bandara di seluruh Indonesia dan train set MRT dan LRT untuk Jakarta dan Palembang, Selain memproduksi Gerbong dan Kereta PT INKA juga membuat Lokomotif seri CC300 yang terkenal tangguh di segala medan terutama saat di gunakan saat menerjang banjir di Porong, Sdoarjo beberapa waktu yang lalu.

PT INKA Memperluas Kapasitas Produksinya Dengan Membangun Pabrik Baru di Banyuwangi

Alhasil dengan banyaknya pesanan tersebut PT INKA (Persero) akan mulai membangun pabrik pembuatan kereta api senilai Rp 1,6 triliun pada akhir 2018. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam rangka mendukung program pengembangan industri perkerataapian nasional. Hal tersebut juga sebagai tindak lanjut menjawab tantangan kebutuhan sarana kereta api dari luar negeri. Pabrik yang memanfaatkan lahan seluas 84 hektare (ha) tersebut juga merupakan sinergi antara PT INKA dengan PTPN XII. Pabrik modern tersebut diharapkan akan menjadi workshop perakitan sarana kereta api baru kedua setelah workshop yang ada di Madiun.


Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, hingga kini banyak negara yang berminat terhadap kereta buatan INKA. Dia berharap pembangunan pabrik bisa berjalan dengan lanjar dan sesuai dengan target yang ditetapkan.

"Saya bangga PT INKA terus mengembangkan bisnisnya, banyak negara yang membeli kereta api buatan Indonesia. Semoga pembangunan pabrik baru ini berjalan lancar dan bisa selesai sesuai dengan yang ditargetkan," ujar Menteri Rini saat meninjau lahan pembangunan pabrik PT INKA di Banyuwangi, Jawa Timur.
"Pembangunan pabrik ini menjadi bukti bahwa industri perkerataapian nasional mampu menjawab tantangan kebutuhan sarana kereta api dari luar negeri. Saya akan terus memantau dan memastikan pelaksanaan pembangunan proyek ini," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyelesaikan proses perizinan dan rancang bangun untuk pabrik modern yang akan digunakan untuk memproduksi sarana kereta api berbasis alumunium dan stainless steel.
Proses pembangunan tahap satu direncanakan mulai pada akhir 2018 dan dapat mulai beroperasi pada awal 2020.  Total investasi dari pembangunan proyek ini tercatat mencapai Rp 1,6 Triliun.


"Kedekatan lokasi workshop dengan pelabuhan barang Tanjung Wangi yang dikelola PT Pelindo III ini nantinya akan sangat mendukung perusahaan dalam proses pengiriman produk jadi melalui laut, baik untuk ekspor maupun untuk kebutuhan dalam negeri di luar pulau Jawa," jelasnya.

PT INKA mencatat kontribusi penjualan ekspor perseroan meningkat dalam tiga tahun terakhir yang tercermin dalam nilai kontrak penjualan ekspor tercatat sebesar Rp 850 Miliar pada 2015 dan meningkat menjadi Rp 1,33 Triliun di 2017. Sementara negara-negara yang menjadi tujuan ekspor adalah Bangladesh, Malaysia, Singapura, Australia dan Filipina.Selain untuk mendukung perkembangan bisnis PT INKA, berdirinya workshop ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan perindustrian di Kabupaten Banyuwangi dan juga perekonomian bagi masyarakat di sekitar maupun masyarakat di Kabupaten Banyuwangi pada umumnya.

Bayak Menerima Pesanan, Kebutuhan Pekerja PT INKA Melonjak

PT INKA sekarang tidak lagi hanya berfokus pada pembuatan gerbong kereta berpenumpang. PT INKA sekarang juga telah mengerjakan berbagai produk seperti lokomotif, kereta berpenggerak, gerbong barang, dan kereta khusus. Perusahaan tersebut bahkan juga tengah mengembangkan produk pendukung seperti mesin pendingin udara khusus untuk gerbong kereta api dan articulated bus dengan panjang 18 meter yang dioperasikan oleh PT Transjakarta.

Untuk memenuhi kebutuhan produksi dan pengembangan produk lainnya, perusahaan ini memerlukan tambahan pekerja. Saat ini, dengan jumlah pekerja sekitar 5.000 orang, INKA telah merekrut anak-anak muda lulusan SMK dan perguruan tinggi sebanyak kurang lebih 1.000 orang.

Selain itu, untuk memenuhi permintaan produksi, perusahaan perkeretaapian terintegrasi pertama di Asia Tenggara tersebut saat ini tengah membangun pabrik di Banyuwangi dengan luas 3 kali lipat luas pabrik di Madiun. Luas pabrik di Madiun adalah 22 hektare.Peningkatan jumlah pekerja ini juga diimbangi dengan peningkatan nilai proyek yang dikerjakan oleh perusahaan ini.

“Tahun 2018 nilai kontraknya sekitar Rp3,6 Triliun. Angka ini meningkat kurang lebih Rp1 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,6 triliun,” kata Budi Noviantoro, Direktur Utama PT INKA

Perusahaan juga menginvestasikan peralatan-peralatan baru untuk memenuhi kebutuhan produksi. Budi mengatakan, paling banyak nilai investasinya memang untuk peralatan.
“Ke depan spesifikasi kereta itu bukan lagi steel, tetapi minimal stainless steel. Jadi cara mengelasnya saja berbeda. Tujuannya agar tidak karatan, tidak mudah keropos sehingga dempulnya tidak perlu terlalu banyak,” ungkap Budi.

Berkat inovasi dan pengembangan teknologi perkeretaapian yang dilakukan oleh PT INKA, perusahaan ini mendapat kepercayaan untuk membantu pengembangan transportasi kereta api di Thailand. Pada 22 Maret 2018 lalu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima kedatangan Utusan Khusus Pemerintah Thailand di Jakarta. Kedua pejabat tersebut mendiskusikan kerja sama antara Indonesia dan Thailand dalam pengembangan perkeretaapian di negeri gajah putih tersebut.

Menurut Moeldoko, Banyak hal yang dapat kita kerjakan bersama-sama. Negara yang mengembangkan industri perkeretaapian sudah pasti memiliki visi besar untuk meningkatkan perekonomian negaranya. Indonesia sudah memiliki pengalaman yang panjang dalam membangun industri ini.

"Presiden Jokowi memiliki visi yang besar dalam pengembangan manajemen logistik berbasis kereta api. Selain infrastruktur jalan, salah satu yang dikembangkan oleh Presiden Jokowi adalah angkutan penumpang dan barang berbasis kereta api,” ungkap dia.

Dalam kesempatan tersebut, PT INKA dan State Railway of Thailand serta perusahaan lokal Thanakorn bersepakat untuk saling bersinergi, di mana Pemerintah Thailand mengharapkan dukungan dari PT INKA dalam bentuk produksi lokomotif, transfer teknologi, maupun peningkatan kapasitas dalam industri perkeretaapian.


Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]

Selasa, 03 Juli 2018

Melihat Rancangan Awal Pesawat Tempur KFX/IFX Yang Baru Saja Diluncurkan



Badan Akuisisi Senjata Korea Selatan pada 29 Juni 2018 meluncurkan rancangan awal pesawat tempur KFX/IFX setelah hampir 30 bulan peluncuran program pengembangan yang dilakukan pada Januari 2016.
Pengungkapan desain KFX datang setelah Defense Acquisition Program Administration (DAPA) mengadakan tinjauan desain awal atau, Preliminary Design Review (PDR), antara 26-28 Juni dari pesawat jet bermesin ganda generasi 4,5 untuk memutuskan apakah akan melanjutkan ke fase berikutnya yang disebut sebagai tinjauan desin kritis atau Critical Design Review (CDR).

"Melalui PDR, Kami telah menegaskan bahwa semua persyaratan sistem dipenuhi dalam rancangan awal sehingga dapat memasuki tahap CDR," Kata Jung Kwang-sun, ketua kelompok program KFX DAPA.
"Kami berencana untuk menyelesaikan pekerjaan desiain menditail pada bulan September 2019 dan memulai produksi prototype yang pertama."

Empat rudal udara ke udara jarak jauh yang dikembangkan oleh MBDA diperlihatkan berada di bawah pesawat, sementara dua rudal udara ke udara jarak jauh IRIS-T masing-masing dipasang pada ujung sayap . Dia menambahkan rancangan yang belum diresmikan, dengan ode C-109, telah selesai menjalani uji terowongan angin berulang dan analisis dinamika fluida komputasi.

" Ini adalah pertama kalinya melihat gambar resmi pesawat jet tempur KFX/IFX yang dilengkapi dengan rudal Eropa," Kata Kim Dae-young seorang peneliti dari lembaga penelitian Korea yang berbasis di Seoul, Korea Selatan Research Institute for National Strategy. " Itu berarti insinyur KFX telah memodifikasi desain jet untuk membawa sistem senjata Eropa menggantikan buatan Amerika."

DAPA awalnya lebih suka memasang pesawat KFX dengan sistem senjata Amerika, seperti misil Raytheon AIM-120 AMRAAM dan AIM-9 Sidewinder, tetapi pemerintah Amerika tidak meyetujui lisensi ekspor rudal tersebut. Sumber DAPA mengatakan kepada Defense News, bagaimanapun, bahwa agensinya masih terbuka untuk kemungkinan integrasi rudal udara ke udara Amerika ke jet KFX/IFX.

"Rudal Meteor dan IRIS-T, pada kenyataannya, lebih mahal dari milik Amerika, tetapi memiliki kualitas lebih baik." kata sumber tersebut.



Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]

Jumat, 22 Juni 2018

Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Kota Surakarta

                                                      Solo Baru, Sukoharjo, Solo. View

Solo merupakan kota kedua terbesar di Jawa Tengah setelah Semarang, Solo mengalami pembangunan yang tidak kalah pesat dengan Kota Semarang seperti pembangunan gedung-gedung pencakar langit yang 5 tahun terakhir ini semakin marak di kawasan Solo Raya khususnya di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo membawa dampak positif bagi warga sekitar karena dapat meningkatkan kegiatan ekonominya dan membawa Solo Raya menuju Kota Masa Depan.

Saat ini di wilayah Solo Raya telah banyak berdiri berbagai gedung pencakar langit khususnya di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo yang mana merupakan dua wilayah yang paling banyak memiliki gedung pencakar langit, hal ini membuat Solo Raya menjadi salah satu daerah dengan perkembangan infrastruktur pembagunan paling pesat di Jawa tengan dan DIY, beragam gedung yang dibangun di Solo Raya memiliki fungsi yang berbeda-beda antara lain yang terbanyak adalah Hotel disusul kemudian sebagai Apartemen, Rumah Sakit, dan tempat parkir. Berikut ini beberapa gedung tertinggi di Solo Raya:

Top-10 Gedung Tertinggi di Surakarta

Berikut ini adalah 10 Gedung tertinggi di Solo yang saat ini sudah beroperasi

1. Hotel Alila Solo (30 lantai)


Alila Hotel merupakan gedung tertinggi di kota Solo dan tertingi kedua di provinsi Jawa Tengah setelah Star Hotel & Star Apartment (31 lantai) di kota Semarang. Alila Hotel terdiri dari 30 lantai dan merupakan salah satu hotel bintang 5 di kota Solo. Gedung ini juga memiliki sebuah convention hall. Alila Hotel ini masih baru karena baru buka tahun 2015 yang lalu, bagi sobat yang ingin menginap di hotel ini siapkan tarif sekitar 1 juta rupiah/malam, tapi tenang fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap karena hotel ini merupakan hotel luxury.

2. Rumah Sakit Indriati, Sukoharjo (28 lantai)


RS ini merupakan Rumah Sakit kelas Internasional pertama di Solo Raya dan salah satu yang terlengkap di Indonesia dengan alat-alat yang sudah ter modern sekaligus Rumah Sakit yang memiliki lantai berjumlah 28 lantai dan juga memiliki Helipad (tempat mendarat Helikopter) di bagian atas gedung ini sekaligus menjadikannya sebagai Rumah Sakit tertinggi ke dua di Indonesia. Rumah Sakit memliki empat layanan medis unggulan yaitu Pusat Pelayanan Kanker atau Cencer Center, Jantung, Syaraf dan Tulang Belakang, serta Orthopedi. Walaupun Rumah sakit ini berkelas Internasional namun RS. Indriati tetap menerima pasien yang memiliki kartu BPJS Kesehatan, seperti yang telah diatur di Undang-Undang dimana Rumah Sakit Swasta harus menyidiakan 20% kamar untuk pasien BPJS.


3. Solo Paragon Hotel & Residence (25 lantai)


Solo Paragon difungsikan sebagai Hotel, Apartemen, dan Mall yang terintegrasi, gedung yang memiliki 25 lantai ini beralamat di Jl. Dr. Solo Soetomo, Mangkubumen, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57125, Indonesia.


4. Aston Hotel/Solo Ceter Point (22 lantai)


Aston Hotel Solo, hotel berbintang 4 ini berdiri dengan gagahnya , tampil percaya diri dengan desain simple ( lebih ke modern minimalis untuk fasad nya menurut saya ) untuk keseluruhan satu tower besar yang menjulang kelangit ini totalnya 22lantai ( maksudnya sampai ke lantai 22 , jadi bukan perlapis ) .

Aston Hotel Solo ini sendiri masih satu komplek dengan Solo Center poin karena pada dasarnya ya satu bagian sih , bawahnya hotel selebihnya dibagian atas adalah Apartemen. IT Mall dan pusat bisnis dibawah turut menemaninya.

5. Best Western Premier, Sukoharjo (22 lantai)


Best Western Premier Solo Baru adalah sebuah penginapan yang letaknya di Kabupaten Sukoharjo yang memiliki 22 lantai dengan letak yang strategis, yang menawarkan akses dekat pusat pemerintahan dan hiburan. Nikmati pelayanan istimewa dan fasilitas yang unggul akan membuat pengalaman menginap anda tidak terlupakan. Lingkungan yang aman, bersih, dan ramah menambah daya tarik penginapan ini sering dikunjungi para wisatawan.


6.  Menara One Apartment (15 lantai)



Menara One adalah salah satu proyek PT Menara Santosa yang mempunyai konsep apartemen dengan hak kepemilikan strata title atau hak milik atas satuan unit apartemen.
Sehingga menjamin keamanan investasi.
Terletak strategis di Gembongan, Pabelan, Kartasura, dekat dengan pusat pendidikan (UMS, ATMI, HIS, UNS Pabelan).
Serta dekat dengan pusat perbelanjaan (Transmart, Solo Square, Goro Assalam) dan juga dekat dengan pusat kota.

7. Hotel Harris, Solo (15 lantai)

Seperti yang sobat ketahui , satu lagi Hotel berbintang 4 hadir di Kota Solo. hotel HARRIS yang berada di  Jl. Slamet Riyadi no. 464, Purwosari – Laweyan Solo ini resmi dibuka untuk umum pada tanggal 14 April 2018. HARRIS hotel Solo memiliki 144 kamar yang terdiri dari 138 HARRIS Room, 4 Suite rooms, dan 2 President suites rooms. Selain itu Harris Hotel Solo juga memiliki 5 ruang meeting, dan 1 ballroom dengan kapasitas 1000 orang. HARRIS hotel Solo ini 15 lantai , menjulang ke angkasa cukup tinggi.


8. POP! Hotel, Solo (13 lantai)

Hotel ini masih satu grup dengan Harris Hotel, letaknya pun tidak terlalu jauh dari Kampung Batik Laweyan dan Solo grand Mall

9 Fave Hotel, Solo Baru (13 lantai)

Dengan beralamat di Jalan Ir. Soekarno, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, membuat sobat yang menginap disini aan dimanjaan dengan berbagai fasilitas, diantaranya hanya berjara 10 meter dari Hartono Trade Center, 50 meter dari The Park Mall, dan 70 meter dari Hartono Lifestyle Mall

10. Hotel Brothers, Solo Baru (12 lantai)

Perkembangan hotel di Solo Baru sekarang ini pesat sob, terlihat dengan banyak hotel baru berdiri dan juga beberapa hotel melakukan pembenahan dan penambahan kapasitas seperti halnya Hotel Brothers Solo Baru. Beralamat  Jl. Ir. Soekarno Blok AC 25, Solo Baru, Langenharjo, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah

Selain 10 gedung tersebut masih ada seitar 13-an gedung lain yang memiliki tinggi antara 8-11 lantai, ini saya hanya menuliskan top-10 saja soalnya kalau menulis semua bisa keriting nih jari. Hhaa ;v
Oke kita lanjut lagi pembahasannya Sob,,,


Calon Gedung pencakar langit baru di wilayah Solo Raya yang masih dalam tahap pembangunan:

1 The Khayangan Apertemen, Solo Baru Sukoharjo (7 Tower @32 lantai)

The Khayangan Apartement, Sukoharjo yang saat ini sedang dalam proses pembangunan dan memiliki 32 lantai (sudah topping-off) ini akan manjadi gedung pencakar langit tertinggi Solo Raya sekaligus di Jateng dan DIY mengalahkan Star Hotel & Star Apartment (31 lantai) di kota Semarang. Apartemen ini berlokasi di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, atau lebih mudahnya berlokasi di Timur Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Apartemen ini direncanakan akan dibangun sebayak tujuh tower. Apartement yang saat ini sedang dalam pembangunan di wilayah Solo Raya antara lain, The Khayangan Apartement (32 lantai), Pascal Apartement (24 lantai), Hotel Suka Marem yang diubah menjadi hunian vertikal, Azana Hotel (20 lantai).

2 Lokananta Futures, Solo (4 Tower @31 lantai)

Di kembangkan oleh Adhi Persada Properti, kemungkinan akan mulai di bangun tahun ini, dikarenakan pengajuan proposal sudah selesai dan memperoleh izin, namun design ini masih belum fixs atau preliminary dibangun sesuai design tersebut.

Quest Condotel Solo (23 lantai)

Hotel anyar ini berkonsep kondotel sehingga masyarakat bisa ikut berinvestasi dengan membeli kondominium senilai Rp600 jutaan/unit. Saat ini, tim pemasaran hotel tersebut juga sedang gencar mempromosikan investasi properti itu di dalam maupun luar Solo. 

4 Swiss-Belhotel, Solo ( 21 lantai)

Terletak di sebelah barat pool Bus Rosalia Indah, depan pasar Ngudi Rejeki, Gilingan, Surakarta. Terdiri dari 21 lantai dan 3 basemant. Gedung ini akan memiliki design glassy seperti RS Indriyati, Sukoharjo. Pembangunan saat ini (Juni 2018) telah mencapai 7 lantai, kita tunggu jadinya yaa Sob.....

5 RS JIH/Yabinstra, Solo (12 lantai)

PT Unisia Medika Farma (UMF) sebagai pemilik RS JIH bersama dengan Yayasan Bina Sejahtera Warga Bulog (Yabinstra) mendirikan Rumah Sakit JIH di Solo atau RS JIH Solo. Rumah sakit ini berada di Jalan Adi Sucipto 118 Laweyan, Surakarta, dan sudah ground breaking alias peletakan batu pertama pada hari Jumat , 29 September 2017. Berdiri di lahan seluas 6.400 m2 dengan luas bangunan 28.000 m2, pembangunan RS JIH Solo ini direncanakan akan selesai dalam 15 bulan. RS JIH Solo rencananya memiliki 154 kamar yang terdiri dari kelas 1,2,3, Utama, VlP VVIP dan President Suite , kesemuanya itu siap beroperasi dalam waktu 15 bulan kedepan. (update terkini Juni 2018 sudah mencapai 7 lantai)

6 Gedung Pemerintah Kabupaten Sukoharjo (10 lantai)

Ngomong – ngomong mengenai ini, si Gedung baru Pemkab Sukoharjo itu dibangun dengan alokasi anggaran senilai Rp94 miliar. Dan semua dana itu berasal dari APBD Sukoharjo 2017. Gedung yang dibongkar itu dulunya ditempati pegawai Bagian Humas, Inspektorat, dan Bappeda Sukoharjo. Rencananya si Gedung baru nanti yang setinggi 10 lantai itu bakal diperuntukkan 11 organisasi perangkat daerah. (update terkini Juni 2018 sudah mencapai 8 lantai)


Masih ada sekitar 5 gedung lagi yang masih alam tahap pembangunan tapi isini saya hanya menuliskan 6 dahulu, gapapa yaa Sob. Hheee

Sampai jumpa di Update yang berikutnya... See you next time, Sob


Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]