Tampilkan postingan dengan label Remaja Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Remaja Story. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 November 2019

Review Film Top Secret: The Billionaire



Film Top Secret: The Billionaire (Wai Roon Pan Lan)  ialah salah satu film Thailand yang sangat memotivasi. Cerita dalam film ini benar-benar diambil dari kisah nyata seorang pengusaha muda yang bernama Top Ittipat Kulapongvanich. Film ini sendiri bahkan pernah masuk dalam Thailand National Film Asociation Award dalam 3 kategori sekaligus, hal ini tentu saja membuat film ini sangat layak untuk disimak.

Kerja keras tak akan pernah mengkhianati hasil, hal itulah yang sudah dibuktikan oleh Top Ittipat, seorang Milyuner muda yang mempunyai semangat pantang menyerah dalam menghadapi kegagalan hingga akhirnya sukses dalam mengembangkan usahanya.

Kisah berawal saat Top bermain Game Online pada saat pelajaran komputer di sekolahnya di situlah dia memulai memasuki dunia bisnisnya tanpa dia sadari. Mendapat tawaran dari pengguna game untuk menjual salah satu perlengkapan yang dimiliki oleh Herculiz (tokoh yang dimainkan TOP dalam game tersebut). Top yang awalnya ragu untuk menanggapinya akhirnya berani untuk memberi tanggapan. 500 SGD adalah uang pertama yang didapat Top dari menjual “sepatunya”. Setelah mengetahui bahwa uang yang didapatnya benar-benar kenyataan Top terlihat sangat bahagia ketika mengingat bahwa dia masih memiliki 8 sepatu, 40 pedang, 43 perisai dan 17 baju perisai. Paman Top dan kedua orang tuanya berpikir kalau ini adalah sebuah kegilaan Top pada awalnya. Tapi setelah melihat hasil yang didapat Top mereka khawatir atas perilaku Top yang semakin menggilai Game yang mungkin juga dapat “membahayakanya”.

Top dapat membeli sebuah mobil dan beberapa komputer untuk terus mengembangkan bisnisnya. Kegilaanya pada game membuatnya mendapat sebuah peluang bisnis ketika berada di sebuah toko elektronik dan juga dikarenakan kalau akunnya sudah ditutup di Game online karena Top menyalahgunakanya untuk kepentingan komersial. Top memulai bisnis keduanya yaitu DVD Player, awalnya 50 unit DVD Player yang dibeli Top. Tetapi ketika memulai memasarkan produknya pada keluarganya Top sangat terkejut bahwa barang yang dibelinya adalah bajakan. Hampir putus asa Top memulai kehidupannya untuk kuliah di universitas swasta dengan menggadaikan jimat ayahnya. Top menolak uang yang diberikan ayahnya sebelumnya. Top pergi kesebuah Food Expo dan menemukan sebuah ide untuk bisnis baru yaitu berjualan Kacang. Dengan modal (Penyangrai  kacang otomatis pertama di Thailan) dan dia adalah Pemilik mesin Pembuat kacang otomatis pertama di Thailan membuat TOP sangat bersemangat. Top memulai untuk membuat produk Kacang dengan belajar dari pedagang-pedagang lain di pasar.

Pada akhirnya Top dapat membuat produk kacang yang enaknya sama dengan pedagang-pedagang sebelumnya. Top memulai berdagang Kacang dengan menyewa sebuah tempat di Food Park sebuah Mall, tetapi di hari-hari pertamanya perjualanan Kacang dagangan Top tidak laku. Mendapat sebuah ilmu di pasar tentang pentingnya sebuah Lokasi yang strategis dalam berbisnis. Top memindahkan stannya ke pintu utama masuk Mall tersebut. Dagangan Top akhirnya laku terjual bahkan Top rela meninggalkan ujiannya hanya untuk menyuplai Kacangnya ke Mall karena persediaan telah habis. Kendala yang dihadapi Top setelah mendapat komplen dari Mall bahwa stannya membuat atap Mall kotor. Tanpa diberi kesempatan akhirnya Top harus berhenti berjualan. Top mulai putus asa karena ternyata orang tuanya akan pindah ke China karena terlilit hutang 40 juta baht.

Dengan membuat keputusan besar Top tetap tinggal di Thailand bersama pamannya. Tetapi banyak rintangan yang dihadapi Top, rumah yang disita oleh Bank adalah rintangan awal yang harus dihadapi Top. Kemudian berbaikan dengan kekasihnya, kekasihnya membawa makanan ringan yaitu camilan rumput laut. Top tidak menyangka bahwa dari sanalah Top mendapatkan sebuah jalan untuk bisa sukses menjadi seorang pengusaha. Rumput laut dari provinsi Rayong membuat semangatnya timbul kembali. Top dapat membaca sebuah peluang bisnis disini. Top mulai mencoba membuat produk rumput laut goreng. Tetapi setelah menghabiskan bahan baku yang dibelinya tidak ada satupun produk yang enak. Top juga menghadapi cobaan ketika pamannya mendapatkan sebuah kecelakaan kerja. Dengan sabar Top mencoba membuat produk lagi. Nyaris putus asa Top menemukan sebungkus rumput laut kering terakhir di lantai.

Dengan harapan besar Top mencoba menggorengnya dan ternyata senyuman mulai menghiasi wajah Top. Top mulai berjualan lagi di pintu utama Mall. Usahanya berhasil, dia yakin dapat memenuhi targetnya yaitu 1 juta baht / tahun. Tetapi Top sempat pesimis setelah tahu bahwa hutang ayahnya 40 juta baht. Top harus memperbesar bisnisnya, 7-Eleven adalah pilihannya untuk membantu memasarkan produknya. Tetapi usianya 19 dia tidak mendapatkan pinjaman uang untuk memperbesar bisnisnya. Akhirnya Top menjual mobilnya untuk modal membuat sebuah pabrik setelah mendapat persetujuan dari 7-Eleven dengan perjuangan yang keras. Setelah 2 tahun bekerja sama dengan 7-Eleven Top dapat melunasi hutang orang tuanya yang sebesar 40 juta baht tersebut dan berhasil meminta kedua orang tuanya untuk kembali ke Thailand. Saat ini Top memiliki kurang lebih 2500 karyawan, mengirim produknya ke lebih dari 6000 cabang 7-Eleven, mengekspor cemilan rumput lautnya ke 27 negara di dunia, hingga Top telah memiliki perkebunan rumput laut di Korea Selatan. Pendapatan Top pada tahun 2010 mencapai 1.500 juta bath (Rp 450 milyar) di usianya yang baru 26 tahun.


Motivasi yang dapat diambil dari film ini ialah:

1           1.      Berani Memulai
Tanpa ragu Top berani memulai bisnis. Walaupun setelah bisnis game online dan DVD nya gagal, Top tidak takut memulai lagi untuk berbisnis kacang goreng.

2.   Berani Mengambil Resiko
Top selalu tak ragu dalam berinvestasi, yang digambarkan dalam sebuah scene Top menjual 6 komputernya untuk membeli rumput laut mentah yang akan digunakan untuk menemukan cara agar rumput laut tersebut enak. Dalam scene lain, Top menjual mobilnya sebagai modal untuk membangun pabrik, berani mengambil resiko walaupun berkemungkinan akan gagal dalam pengembangan produknya melalui 7-eleven.

3.   Jujur dan Bertanggung Jawab
Unsur jujur dan bertanggung jawab, digambarkan ketika Top menolak untuk menyuap pihak GMP yang menginspeksi kelayakan pabrik Tao Kae Noi.

4.   Membaca Peluang
Top mampu melihat peluang pasar untuk memproduksi olahan rumput laut, dimana dilingkungannya sulit mendapatkan rumput laut kemasan.


5.   Berfikir Cerdas                     
Seperti penggalan scene film Top Secret: The Billionaire diatas, “Memulai bisnis haruslah setahap demi setahap, membutuhkan kerja keras dan kecerdasan yang tinggi.” Seorang wirausaha haruslah mempunyai kecerdasan, cerdas membaca peluang dan cerdas dalam mengelola bisnisnya.

6.   Bekerja Keras
Ketika remaja seusianya menikmati hidup dengan bermainmain, Top sudah bekerja keras untuk impiannya menjadi wirausaha sukses. Dibantu oleh pamannya Top memulai bisnis kacangnya sendiri, memilah kacang yang baik sendiri, mengangkat karung kacang sendiri dan menggorengnya sendiri.
             
7.   Pantang Menyerah dan Putus Asa
Beberapa scene menunjukkan Top adalah sosok yang pantang menyerah dan tidak mudah putus  asa. Walaupun gagal menghabiskan berkardus-kardus rumput laut mentah, Top tetap mencoba hingga menemukan cara mengolah rumput laut yang benar. Dan tak putus asa menunggu Nn. Pu, direktur 7-eleven berjam-jam untuk mendaftarkan produknya ke manajemen 7-eleven.






“Jangan Patah Semangat Dengan Apapun Yang Terjadi, Jika Kita Menyerah Maka Habislah Sudah”
--Top Ittipat Kulapongvanich--

Kamis, 12 Juli 2018

Dukung Bersama Asian Games 2018, Masyarakat Surakarta Ciptakan "Kampung Asian Games"


 Lukisan maskot Asian Games. Bhin-Bhin, Atung, dan Kaka di Kampung Asian Games, Jebres, Solo


Halo, Indonesia! Salam hangat dari Kami warga Kampung Asian Games, Jebres, Surakarta!

Semarak Asian Games XVIII Jakarta-Palembang sudah mulai terasa di berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali bagi kami warga Kota Surakarta, khususnya masyarakat di Kelurahan Pucang Sawit, Jebres, Surakarta yang sangat senang dengan ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan pesta olahraga terbesar di Asia itu. Tak tanggung-tanggung bahkan di salah satu sudut Kota Surakarta ini tepatnya di sepanjang jalan Candibodro atau yang menuju kediaman Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo tersebut disulap dengan berbagai lukisan 3D warna-warni bertemakan Asian Games 2018. Inilah Kampung Asian Games dari Solo untuk Indonesia, lukisan-lukisan tersebut merupakan karya dari seniman di seluruh wilayah Solo Raya dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Nah, Sekedar informasi nih buat Kamu, ini ialah kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games yang mana untuk pertama kalinya dalam sejarah akan di laksanakan didua tempat berbeda sekaligus, yakni Jakarta dan Palembang serta Bandung, Bekasi dan Banten sebagai kota pendukung. Indonesia pertama kali menjadi tuan rumah Asian Games yang ke-4 pada tahun 1962 dan diselenggarakan di Jakarta mulai tanggal 24 Agustus sampai 4 September 1962 yang di ikuti sebanyak 1.460 atlet dari 17 negara yang berpartisipasi untuk memperebutkan medali pada 15 cabang olahraga yang dipertandingkan. Di Asian Games keempat ini pula untuk pertama kalinya Bulutangkis di pertandingkan dalam Asian Games. Pada event tersebut pula Indonesia berhasil menduduki peringkat 2 di bawah Jepang dengan perolehan 21 medali emas.
Energy of Asia

Saat ini sejarah tersebut kembali terulang, dengan terpilihnya Indonesia sebagai penyelenggara Asian Games ke-18 di Jakarta-Palembang. Ajang ini di ikuti oleh 45 negara di seluruh Benua Asia dengan 15.000 atlet dan official, 7000 media, serta 30.000 sukarelawan dalam semarak Asian Games 2018 ini. Dengan prediksi Asian Games tahun 2018 ini akan ditonton lebih dari 5 miliar orang dari China, India, Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tengah dan Asia Tenggara, semua pasang mata akan tertuju kepada Indonesia. Pada Asian Games ini Indonesia tidak hanya dituntut sukses dalam prestasi dan penyelenggaraan, namun seluruh komponen dari pemerintah sampai rakyat juga harus mampu memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan bangsa yang bersatu padu menyukseskan Asian Games tersebut.


Seperti di Kampung Asian Games ini Kamu akan di manjakan dengan mural 3D bertemakan Asian Games 2018, Kamu pun juga bisa ber selfie ria disini. Di lorong jalan sepenjang 200-an meter ini berbagai mural atlet yang pernah meraih emas di ajang Asian Games terpampang di setiap tembok dan sudut gang. Yang menjadi icon ialah mural bergambar Susi Susanti menangis saat meraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona. Lalu ada mural bergambar Presiden Joko Widodo yang sedang bertinju, hingga Wali Kota Solo Pak Rudy.


Ayo kita dukung bersama Asian Games 2018

Bahkan Walikota Solo mengatakan dengan adanya mural di sekitar kediamannya ini ialah dalam rangka membantu mempromosikan event Asian Games 2018. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Surakarta untuk bersama-sama mengobarkan semangat olahraga, membela tanah air tercinta ini di ajang Asia Games XVIII. Walaupun Surakarta bukan salah satu kota yang menjadi tempat bertanding tak menyurutkan semangat warga untuk turut berpartisipasi menyukseskan Asia Games dengan apa yang mereka bisa, karena bagi mereka ini hal tersebut menyangkut harga diri bangsa Indonesia, bangsa besar yang selama ini telah kita bangun dengan tetesan keringat kita sendiri tentunya harus sukses menggelar ajang tersebut, kita memang tidak seragam, tapi kita beragam, puluhan tahun kita rukun berdampingan, damai tanpa perselisihan, bahagia meski berbeda keyakinan maka dari itu hindari perpecahan, junjung tinggi persatuan dan kesatuan, Bhineka Tunggal Ika bukan hanya sekedar harapan, beragam suku, etnis, ras, agama, dan budaya, kita memang berbeda, tapi bukan berarti boleh mencela, jangan lelah bersuara, karena kita Indonesia!

Lembaga lain yang digandeng dalam proyek ini adalah Perhutani, dan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Menurut Presiden Direktur PT PTMIN Warih Andang Tjahjono proyek ini adalah bukti dari komitmen dan keseriusan Toyota Indonesia dalam memberikan kontribusinya terhadap pelestarian lingkungan. Kabar gembiranya di bulan Juni ini beberapa pohon yang telah di tanam sudah mulai memunculkan kuncup bunga Sakura lho Sob...
6. Taman Pelangi Jurug
Diresmikan pada Desember tahun lalu, Taman  Pelangi ini telah banyak menyedot perhatian para wisatawan di Solo Raya, salah satu wahana yang menjadi andalan adalah ancing fountain yang beroperasi sebanyak 3x dalam sehari yakni  pukul 19.00, 20.00, dan 21.00. Tiket masuk di TPJ sebesar Rp 25.000 per orang.

Oke, Sob sampai di sini dulu pembahasan kita, nanti jika ada update terbaru akan saya update lagi tentunya, see you next time.....
Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]

Jumat, 22 Juni 2018

TOP-10 Gedung Pencakar Langit di Kota Semarang

                                                                   skyline kota Semarang

Seperti yang kita semua ketahui, Semarang merupakan Ibukota Jawa Tengah sekaligus menjadikannya sebagai kota terbesar di Jawa Tengah. Dengan terus berkembangnya ekonomi nasional sehingga banyak investor-investor baik dalam maupun luar negeri berdatangan untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Tak terkecuali Kota Semarang yang dalam beberapa tahun terakhir ini kebanjiran ivestasi terutama untuk pendirian gedung-gedung pencakar langit baru yang berfungsi sebagai Hotel, Apartemen, Pusat Perbelanjaan, dll. Hal ini akan dapat membawa Kota Semarang sejajar dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Di Jawa Tengah sendiri terdapat dua kota dengan pertumbuhan gedung paling pesat yakni Kota Semarang dan Kota Surakarta Untuk pertumbuhan gedung di ota Surakarta sudah saya bahas di postingan sebelumnya. Lalu siapakah 10 gedung tertinggi di Kota Semarang, berikut ini daftarnya:

1. Star Hotel dan Star Apartemen (31 lantai)

Bangunan yang berada di Jalan MT Haryono ini memiliki ketinggian dengan 31 lantai dan merupakan gedung tertinggi di Jateng dan DIY, namun rekor ini sudah di kalahkan oleh Apartemen The Khayangan di Grogol, Solo Baru, Sukoharjo, Solo yang mencapai 32 lantai. Sesuai dengan namanya, bangunan ini merupakan sebuah hotel bintang 4 serta apartemen. Bangunan ini juga terdapat kolam renang di bangunan paling atas, sehingga selain bisa berenang, juga bisa menyaksikan sejumlah sudut kota dari ketinggian.

(Baca Juga: Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Kota Surakarta )

2. Candiland Borobudur Apartemen (23 lantai)

Bangunan yang berada di Jalan Diponegoro, Tegalsari, Candisari, Kota Semarang,  ini memiliki ketinggian dengan 23 lantai. Sama halnya seperti Star apartment, bangunan ini juga merupakan gedung yang difungsikan sebagai apartemen dan condotel.

3. Apartemen Warhol Residances  (23 lantai)

Berada di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota Semarang, gedung ini memiliKi 23 lantai. Bangunan ini didisain oleh Li Teck Fu dari Singapura, arsitek terkemuka dengan 15 tahun pengalaman dalam mendesain baik gedung komersial maupun hunian.
4. Sentraland Apartemen Mall (22 lantai)

Beralamat di Jalan Ki Mangunsarkoro, Karangkidul, Semarang Tengah, gedung ini memiliki 22 lantai. Gedung ini dibangun salah satu anak perusahaan Perum Perumnas. Gedung tersebut akan difungsikan  untuk retail, hotel, kondotel dan apartemen. Nilai investasinya mencapai sekitar Rp300 miliar.
5. Marquis de Lafayette Apartement (21 lantai)
Berada di Jalan Pemuda, Kota Semarang, bangunan ini memiliki 21 lantai. Marquis De Lafayette Semarang merupakan salah satu poject Pollux Properties Indonesia untuk apartemen, Condotel & Shopping Mall dengan luas area 4.000 meter persegi.
6. The Pinnacle Apartment (21 lantai)
Lokasinya berada di Jl Pandanaran yang merupakan salah satu lokasi prestisius di Kota Semarang yang harga tanahnya saat ini mencapai kisaran 80 juta rupiah/m2
7. Apartemen Mutiara Garden Suites (20 lantai)
Jalan Petempen 294, Kembangsari, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah gedung ini berfungsi sebagai apartemen super block
8. Paltrow Bellini Apartment (20 lantai)
Di atas lahan sekitar 15.000 sqm, Paltrow City hadir di Jalan Prof Sudharto Tembalang, Semarang. Kawasan yang saat ini menjadi daerah dengan pertumbuhan nilai properti Tertinggi di Kota Semarang. Terinspirasi dari keindahan dan kenyamanan hunian di Eropa. Paltrow City sebuah mini block yang saling terintegrasi menjadi yang pertama berdiri di Kota Semarang.
9. Hotel Gumaya Tower (17 lantai)
Hotel Gumaya Semarang berada di Jalan Gajahmada No 59-61 Semarang 50232, di pusat kota yang tak jauh dari Simpang Lima Semarang. Hotel Gumaya yang memiliki 259 Kamar hotel ini merupakan hotel bintang 5 yang dirancang membantu tamu bersantai dalam kenyamanan dan gaya. Fasilitas dan layanan Hotel Gumaya ini antara lain ruangan bebas rokok, AC, bathrobes, surat kabar harian, meja, pengering rambut, akses internet (nirkabel) di masing-masing hotel kamar. Selain itu, Hotel Gumaya Semarang memiliki layanan kamar 24 jam, lantai eksekutif, Lift, kedai kopi, bar / pub.
10 Menara Suara Merdeka (16 lantai)

Menara Suara Merdeka merupakan gedung perkantoran yang mengadopsi teknologi kantor modern yang berada di Jalan Pandanaran. Dibangun oleh Saratoga Capital bersama dengan PT Merdeka Sandi Surya (MSS) dan pekerjaan konstruksi oleh PT WIKA. Gedung 16 lantai plus 2 lantai basement yang berdiri di atas lahan seluas 3.100 m2 dan luasan gedung 17.000 m2 itu mengusung konsep green architecture dan green building.
Oke, itulah top-10 pencakar langit tertinggi di kota Semarang, See you next update, Sob.....
Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]

Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Kota Surakarta

                                                      Solo Baru, Sukoharjo, Solo. View

Solo merupakan kota kedua terbesar di Jawa Tengah setelah Semarang, Solo mengalami pembangunan yang tidak kalah pesat dengan Kota Semarang seperti pembangunan gedung-gedung pencakar langit yang 5 tahun terakhir ini semakin marak di kawasan Solo Raya khususnya di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo membawa dampak positif bagi warga sekitar karena dapat meningkatkan kegiatan ekonominya dan membawa Solo Raya menuju Kota Masa Depan.

Saat ini di wilayah Solo Raya telah banyak berdiri berbagai gedung pencakar langit khususnya di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo yang mana merupakan dua wilayah yang paling banyak memiliki gedung pencakar langit, hal ini membuat Solo Raya menjadi salah satu daerah dengan perkembangan infrastruktur pembagunan paling pesat di Jawa tengan dan DIY, beragam gedung yang dibangun di Solo Raya memiliki fungsi yang berbeda-beda antara lain yang terbanyak adalah Hotel disusul kemudian sebagai Apartemen, Rumah Sakit, dan tempat parkir. Berikut ini beberapa gedung tertinggi di Solo Raya:

Top-10 Gedung Tertinggi di Surakarta

Berikut ini adalah 10 Gedung tertinggi di Solo yang saat ini sudah beroperasi

1. Hotel Alila Solo (30 lantai)


Alila Hotel merupakan gedung tertinggi di kota Solo dan tertingi kedua di provinsi Jawa Tengah setelah Star Hotel & Star Apartment (31 lantai) di kota Semarang. Alila Hotel terdiri dari 30 lantai dan merupakan salah satu hotel bintang 5 di kota Solo. Gedung ini juga memiliki sebuah convention hall. Alila Hotel ini masih baru karena baru buka tahun 2015 yang lalu, bagi sobat yang ingin menginap di hotel ini siapkan tarif sekitar 1 juta rupiah/malam, tapi tenang fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap karena hotel ini merupakan hotel luxury.

2. Rumah Sakit Indriati, Sukoharjo (28 lantai)


RS ini merupakan Rumah Sakit kelas Internasional pertama di Solo Raya dan salah satu yang terlengkap di Indonesia dengan alat-alat yang sudah ter modern sekaligus Rumah Sakit yang memiliki lantai berjumlah 28 lantai dan juga memiliki Helipad (tempat mendarat Helikopter) di bagian atas gedung ini sekaligus menjadikannya sebagai Rumah Sakit tertinggi ke dua di Indonesia. Rumah Sakit memliki empat layanan medis unggulan yaitu Pusat Pelayanan Kanker atau Cencer Center, Jantung, Syaraf dan Tulang Belakang, serta Orthopedi. Walaupun Rumah sakit ini berkelas Internasional namun RS. Indriati tetap menerima pasien yang memiliki kartu BPJS Kesehatan, seperti yang telah diatur di Undang-Undang dimana Rumah Sakit Swasta harus menyidiakan 20% kamar untuk pasien BPJS.


3. Solo Paragon Hotel & Residence (25 lantai)


Solo Paragon difungsikan sebagai Hotel, Apartemen, dan Mall yang terintegrasi, gedung yang memiliki 25 lantai ini beralamat di Jl. Dr. Solo Soetomo, Mangkubumen, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57125, Indonesia.


4. Aston Hotel/Solo Ceter Point (22 lantai)


Aston Hotel Solo, hotel berbintang 4 ini berdiri dengan gagahnya , tampil percaya diri dengan desain simple ( lebih ke modern minimalis untuk fasad nya menurut saya ) untuk keseluruhan satu tower besar yang menjulang kelangit ini totalnya 22lantai ( maksudnya sampai ke lantai 22 , jadi bukan perlapis ) .

Aston Hotel Solo ini sendiri masih satu komplek dengan Solo Center poin karena pada dasarnya ya satu bagian sih , bawahnya hotel selebihnya dibagian atas adalah Apartemen. IT Mall dan pusat bisnis dibawah turut menemaninya.

5. Best Western Premier, Sukoharjo (22 lantai)


Best Western Premier Solo Baru adalah sebuah penginapan yang letaknya di Kabupaten Sukoharjo yang memiliki 22 lantai dengan letak yang strategis, yang menawarkan akses dekat pusat pemerintahan dan hiburan. Nikmati pelayanan istimewa dan fasilitas yang unggul akan membuat pengalaman menginap anda tidak terlupakan. Lingkungan yang aman, bersih, dan ramah menambah daya tarik penginapan ini sering dikunjungi para wisatawan.


6.  Menara One Apartment (15 lantai)



Menara One adalah salah satu proyek PT Menara Santosa yang mempunyai konsep apartemen dengan hak kepemilikan strata title atau hak milik atas satuan unit apartemen.
Sehingga menjamin keamanan investasi.
Terletak strategis di Gembongan, Pabelan, Kartasura, dekat dengan pusat pendidikan (UMS, ATMI, HIS, UNS Pabelan).
Serta dekat dengan pusat perbelanjaan (Transmart, Solo Square, Goro Assalam) dan juga dekat dengan pusat kota.

7. Hotel Harris, Solo (15 lantai)

Seperti yang sobat ketahui , satu lagi Hotel berbintang 4 hadir di Kota Solo. hotel HARRIS yang berada di  Jl. Slamet Riyadi no. 464, Purwosari – Laweyan Solo ini resmi dibuka untuk umum pada tanggal 14 April 2018. HARRIS hotel Solo memiliki 144 kamar yang terdiri dari 138 HARRIS Room, 4 Suite rooms, dan 2 President suites rooms. Selain itu Harris Hotel Solo juga memiliki 5 ruang meeting, dan 1 ballroom dengan kapasitas 1000 orang. HARRIS hotel Solo ini 15 lantai , menjulang ke angkasa cukup tinggi.


8. POP! Hotel, Solo (13 lantai)

Hotel ini masih satu grup dengan Harris Hotel, letaknya pun tidak terlalu jauh dari Kampung Batik Laweyan dan Solo grand Mall

9 Fave Hotel, Solo Baru (13 lantai)

Dengan beralamat di Jalan Ir. Soekarno, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, membuat sobat yang menginap disini aan dimanjaan dengan berbagai fasilitas, diantaranya hanya berjara 10 meter dari Hartono Trade Center, 50 meter dari The Park Mall, dan 70 meter dari Hartono Lifestyle Mall

10. Hotel Brothers, Solo Baru (12 lantai)

Perkembangan hotel di Solo Baru sekarang ini pesat sob, terlihat dengan banyak hotel baru berdiri dan juga beberapa hotel melakukan pembenahan dan penambahan kapasitas seperti halnya Hotel Brothers Solo Baru. Beralamat  Jl. Ir. Soekarno Blok AC 25, Solo Baru, Langenharjo, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah

Selain 10 gedung tersebut masih ada seitar 13-an gedung lain yang memiliki tinggi antara 8-11 lantai, ini saya hanya menuliskan top-10 saja soalnya kalau menulis semua bisa keriting nih jari. Hhaa ;v
Oke kita lanjut lagi pembahasannya Sob,,,


Calon Gedung pencakar langit baru di wilayah Solo Raya yang masih dalam tahap pembangunan:

1 The Khayangan Apertemen, Solo Baru Sukoharjo (7 Tower @32 lantai)

The Khayangan Apartement, Sukoharjo yang saat ini sedang dalam proses pembangunan dan memiliki 32 lantai (sudah topping-off) ini akan manjadi gedung pencakar langit tertinggi Solo Raya sekaligus di Jateng dan DIY mengalahkan Star Hotel & Star Apartment (31 lantai) di kota Semarang. Apartemen ini berlokasi di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, atau lebih mudahnya berlokasi di Timur Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Apartemen ini direncanakan akan dibangun sebayak tujuh tower. Apartement yang saat ini sedang dalam pembangunan di wilayah Solo Raya antara lain, The Khayangan Apartement (32 lantai), Pascal Apartement (24 lantai), Hotel Suka Marem yang diubah menjadi hunian vertikal, Azana Hotel (20 lantai).

2 Lokananta Futures, Solo (4 Tower @31 lantai)

Di kembangkan oleh Adhi Persada Properti, kemungkinan akan mulai di bangun tahun ini, dikarenakan pengajuan proposal sudah selesai dan memperoleh izin, namun design ini masih belum fixs atau preliminary dibangun sesuai design tersebut.

Quest Condotel Solo (23 lantai)

Hotel anyar ini berkonsep kondotel sehingga masyarakat bisa ikut berinvestasi dengan membeli kondominium senilai Rp600 jutaan/unit. Saat ini, tim pemasaran hotel tersebut juga sedang gencar mempromosikan investasi properti itu di dalam maupun luar Solo. 

4 Swiss-Belhotel, Solo ( 21 lantai)

Terletak di sebelah barat pool Bus Rosalia Indah, depan pasar Ngudi Rejeki, Gilingan, Surakarta. Terdiri dari 21 lantai dan 3 basemant. Gedung ini akan memiliki design glassy seperti RS Indriyati, Sukoharjo. Pembangunan saat ini (Juni 2018) telah mencapai 7 lantai, kita tunggu jadinya yaa Sob.....

5 RS JIH/Yabinstra, Solo (12 lantai)

PT Unisia Medika Farma (UMF) sebagai pemilik RS JIH bersama dengan Yayasan Bina Sejahtera Warga Bulog (Yabinstra) mendirikan Rumah Sakit JIH di Solo atau RS JIH Solo. Rumah sakit ini berada di Jalan Adi Sucipto 118 Laweyan, Surakarta, dan sudah ground breaking alias peletakan batu pertama pada hari Jumat , 29 September 2017. Berdiri di lahan seluas 6.400 m2 dengan luas bangunan 28.000 m2, pembangunan RS JIH Solo ini direncanakan akan selesai dalam 15 bulan. RS JIH Solo rencananya memiliki 154 kamar yang terdiri dari kelas 1,2,3, Utama, VlP VVIP dan President Suite , kesemuanya itu siap beroperasi dalam waktu 15 bulan kedepan. (update terkini Juni 2018 sudah mencapai 7 lantai)

6 Gedung Pemerintah Kabupaten Sukoharjo (10 lantai)

Ngomong – ngomong mengenai ini, si Gedung baru Pemkab Sukoharjo itu dibangun dengan alokasi anggaran senilai Rp94 miliar. Dan semua dana itu berasal dari APBD Sukoharjo 2017. Gedung yang dibongkar itu dulunya ditempati pegawai Bagian Humas, Inspektorat, dan Bappeda Sukoharjo. Rencananya si Gedung baru nanti yang setinggi 10 lantai itu bakal diperuntukkan 11 organisasi perangkat daerah. (update terkini Juni 2018 sudah mencapai 8 lantai)


Masih ada sekitar 5 gedung lagi yang masih alam tahap pembangunan tapi isini saya hanya menuliskan 6 dahulu, gapapa yaa Sob. Hheee

Sampai jumpa di Update yang berikutnya... See you next time, Sob


Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]