Selasa, 30 Oktober 2018

Boeing 737 Max 8 Jatuh, Ini Dia Pesawat MC 21-300 yang Ditawarkan Rusia kepada Indonesia Diklaim Lebih Baik



Sejumlah pemimpin dunia turut menyampaikan belasungkawa ke Indonesia terkait insiden jatuhnya pesawat Lion Air. Tak terkecuali Presiden Russia Vladimir Putin.

Ucapan duka dari Putin disampaikan akun Twitter resmi Kedutaan Rusia di Afrika Selatan @EmbassyofRussia, Selasa (29/10/2018). 

"Presiden Putin mengirim pesan duka ke Presiden Jokowi terkait meninggalnya penumpang dan awak pesawat dalam kecelakaan pesawat di Jawa," tulis akun tersebut. 


"Warga Rusia turut berduka kepada mereka yang kehilangan keluarga dan orang-orang terkasih dalam tragedi ini, semoga mereka diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi situasi yang sulit ini," imbuhnya. 

Kecelakaan ini menambah dafatar panjang kecelakaan pesawat jenis Boeing 737 karena kesalahan teknis, walaupun yang dipakai oleh Lion tersebut ialah seri terbaru yakni 737 Max 8.


Bila kita melihat sedikit kebelakang, beberapa bulan yang lalu Rusia menawarkan pesawat komersil buatannya yang diklaim lebih baik dari pada Boeing 737 family dan Airbus 320 family. Irkut MC-21 adalah pesawat komersial model baru yang saat ini juga belum masuk dalam tahap produksi, dan tengah menuju proses sertifikasi laik terbang.

Meskipun demikian, sejumlah korporasi dan maskapai sudah melakukan pemesanan terhadap pesawat ini.

Total 175 pesanan sudah terkonfirmasi, antara lain dari Aeroflot, Red Wings Airlines, ACS, Avia Traffic Company, Ilyushin Finance Co., Kyrgyztan Air Company, UTair, VEB Leasing, dan Sberbank Leasing.

Adapun terdapat dua seri dari pesawat ini yaitu MC-21-200 berkapasitas 132-165 kursi penumpang dan MC-21-300 dengan 163-211 kursi penumpang. 

MC-21 sendiri didesain untuk penerbangan jarak menengah dan dilengkapi dengan teknologi dan desain terkini. Keunggulan yang ditawarkan pesawat ini adalah lebih hemat biaya operasional, meningkatkan kenyamanan penumpang, dan memenuhi regulasi terkait lingkungan. 

Dikutip dari Reuters, saat ini industri penerbangan Airbus (AS) dan Boeing (Prancis) memang tengah jauh di depan China dan Rusia dari sisi angka penjualan.


Menurut pandangan penulis pesawat ini memang layak dijadikan pengganti pesawat Boeing yang kerap mengalami masalah. Namun, penjualan pesawat MC-21 ini bisa melonjak di Rusia, Eropa Timur dan negara-negara Asia khususnya karena dinilai bisa lebih hemat dalam hal operasional.

Irkut menyatakan MC-21 bisa lebih hemat 15% dari pesawat generasi saat ini. Adapun MC-21 yang mampu terbang 6.000 km ini akan bersaing langsung dengan Boeing 737 dan Airbus A320.

United Aircraft Corporation yang merupakan induk usaha Irkut memprediksi penjualan MC-21 dalam dua dekade ke depan dapat mencapai 15.000 unit.

0 komentar:

Posting Komentar