Senin, 25 Juni 2018

6 Tempat Wisata Terbaru di Seputaran Kota Solo


Berencana mengunjungi kota Solo? Sekarang, sudah banyak tempat wisata terbaru Surakarta yang hype di kalangan wisatawan. Selain memiliki cerita sejarah, destinasi wisata koto Solo juga mempunyai bentangan panorama alam yang cantik. Mulai dari wisata kuliner, alam, budaya, sejarah, hingga modern, semuanya ada. Penasaran? Ini dia 6 tempat wisata terbaru di Solo, dijamin ngangenin!

1. De Tjolomadoe


Bisakah sebuah Pabrik Gula di sulap menjadi tempat wisata? Jawabannya, Bisa! Coba datanglah ke De Tjolomaoe di Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Kota Surakarta. Di jalan Adi Sucipto, sekitar 10 menit dari Bandara Internasional Adi Soemarmo, Sobat akan menemkan PG Colomadu yang telah direvitalisasi menjadi tempat wisata dan wilayah komersial. 
Bekas bangunan seluas 1,3 Ha itu mulai direvitalisasi dengan tetap mempertahankan nilai dan kekayaan historis yang ada. Mesin-mesin raksasa masih dipertahankan untuk memberikan wawasan sejarah bagi pengunjung. Bintik-bintik karat di mesin giling akan mengajak pengunjung menerawang ke masa lampau.

2. The Heritage Palace

Nah, buat sobat yang berencana liburan di seputaran Solo jangan lupa sempatkan waktumu untuk mengunjungi tempat wisata baru di sini. Tidak hanya De Tjolomadoe kamu juga bisa memasukkan The Heritage Palace ke list daftar liburan kamu nih Sob, tempat ini merupakan wisata keluarga baru di Solo Raya. Arsitektur di sini menggunakan arsitektur khas eropa yang akan memberikan kesan tersendiri Tempat ini dulunya adalah Pabrik Gula Gembong yang berada di Jl Permata Raya Dukuh Tegal Mulya Rt 02/Rw 08  Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Kota Surakarta

3. Taman Transformers

Disini sobat bisa menikmati kehadiran energi perjuangan putera puteri Indonesia dalam pembangunan infrastruktur sumber daya air di Sungai Bengawan Solo dengan mengunjungi Transformers Park. Sobat bisa melihat lebih dekat banyak dumptruck yang telah menjadi saksi bisu kegigihan, totalitas dan integritas dalam membangun infrastruktur sumber daya air di Sungai Bengawan Solo. Transformer Park ini sangat pas banget alias instagenic atau instagramable buat sobat yang hobi fotografi maupun berselfie ria dengan latar belakang kumpulan dumptruck tua yang bertumpuk. Nuansa tempo dulu , old , rosok kuat banget. Transformer Park ini destinasi baru yang unik sob karena menawarkan suasana dan nuansa tempo dulu diantara kumpulan dumptruck tua. Secara administratif destinasi wahana wisata baru ini berada di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Surakarta, Jawa Tengah , Indonesia.

4. Rumah Atsiri

Rumah Atsiri ini salah satu destinasi wisata baru Karanganyar yang bakalan heboh seru banget. Rumah Atsiri di Plumbon, Tawangmangu , Karanganyar. Banyak banget bunga bermekaran dengan indah menyambut riang gembira , warna warni bunganya penuh ceria. Rumah Atsiri ini dilengkapi dengan Museum, Kids Lab, Restaurant, Coffe Shop, Merchandise Shop, Taman Atsiri, MICE, dan Wisma. 

5. Taman Sakura

Wilayah Kabupaten Karanganyar, Solo telah memiliki wahana wisata baru berupa taman Bunga Sakura seluas 5 hektar di Lereng Gunung Lawu, tepatnya di Dusun Tlogodringo, Desa Gondosuli Cemoro Kandang, Tawangmangu, Karanganyar, Kawasan ini dinamai Taman Wisata Sakura Lawu alias Sakral. Inisiatif penanaman pohon sakura ini dilakukan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melalui program Toyota Forest. Pada Sabtu, 27/1, kemarin telah dimulai penanaman 60 pohon sakura yang didatangkan dari Jepang. Toyota Indonesia kembali menanam 40 pohon sakura lagi pada Maret lalu. 
Menurut General Manager PT TMMIN, Adjie Sapta, pemilihan pohon sakura itu telah melalui riset matang. Mereka juga telah menggandeng LIPI dan Kementerian Lingkungan Hidup. Saat mebangun kebun bunga sakura di Cibodas.

Lembaga lain yang digandeng dalam proyek ini adalah Perhutani, dan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Menurut Presiden Direktur PT PTMIN Warih Andang Tjahjono proyek ini adalah bukti dari komitmen dan keseriusan Toyota Indonesia dalam memberikan kontribusinya terhadap pelestarian lingkungan. Kabar gembiranya di bulan Juni ini beberapa pohon yang telah di tanam sudah mulai memunculkan kuncup bunga Sakura lho Sob...
6. Taman Pelangi Jurug
Diresmikan pada Desember tahun lalu, Taman  Pelangi ini telah banyak menyedot perhatian para wisatawan di Solo Raya, salah satu wahana yang menjadi andalan adalah ancing fountain yang beroperasi sebanyak 3x dalam sehari yakni  pukul 19.00, 20.00, dan 21.00. Tiket masuk di TPJ sebesar Rp 25.000 per orang.

Oke, Sob sampai di sini dulu pembahasan kita, nanti jika ada update terbaru akan saya update lagi tentunya, see you next time.....
Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]

Jumat, 22 Juni 2018

TOP-10 Gedung Pencakar Langit di Kota Semarang

                                                                   skyline kota Semarang

Seperti yang kita semua ketahui, Semarang merupakan Ibukota Jawa Tengah sekaligus menjadikannya sebagai kota terbesar di Jawa Tengah. Dengan terus berkembangnya ekonomi nasional sehingga banyak investor-investor baik dalam maupun luar negeri berdatangan untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Tak terkecuali Kota Semarang yang dalam beberapa tahun terakhir ini kebanjiran ivestasi terutama untuk pendirian gedung-gedung pencakar langit baru yang berfungsi sebagai Hotel, Apartemen, Pusat Perbelanjaan, dll. Hal ini akan dapat membawa Kota Semarang sejajar dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Di Jawa Tengah sendiri terdapat dua kota dengan pertumbuhan gedung paling pesat yakni Kota Semarang dan Kota Surakarta Untuk pertumbuhan gedung di ota Surakarta sudah saya bahas di postingan sebelumnya. Lalu siapakah 10 gedung tertinggi di Kota Semarang, berikut ini daftarnya:

1. Star Hotel dan Star Apartemen (31 lantai)

Bangunan yang berada di Jalan MT Haryono ini memiliki ketinggian dengan 31 lantai dan merupakan gedung tertinggi di Jateng dan DIY, namun rekor ini sudah di kalahkan oleh Apartemen The Khayangan di Grogol, Solo Baru, Sukoharjo, Solo yang mencapai 32 lantai. Sesuai dengan namanya, bangunan ini merupakan sebuah hotel bintang 4 serta apartemen. Bangunan ini juga terdapat kolam renang di bangunan paling atas, sehingga selain bisa berenang, juga bisa menyaksikan sejumlah sudut kota dari ketinggian.

(Baca Juga: Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Kota Surakarta )

2. Candiland Borobudur Apartemen (23 lantai)

Bangunan yang berada di Jalan Diponegoro, Tegalsari, Candisari, Kota Semarang,  ini memiliki ketinggian dengan 23 lantai. Sama halnya seperti Star apartment, bangunan ini juga merupakan gedung yang difungsikan sebagai apartemen dan condotel.

3. Apartemen Warhol Residances  (23 lantai)

Berada di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota Semarang, gedung ini memiliKi 23 lantai. Bangunan ini didisain oleh Li Teck Fu dari Singapura, arsitek terkemuka dengan 15 tahun pengalaman dalam mendesain baik gedung komersial maupun hunian.
4. Sentraland Apartemen Mall (22 lantai)

Beralamat di Jalan Ki Mangunsarkoro, Karangkidul, Semarang Tengah, gedung ini memiliki 22 lantai. Gedung ini dibangun salah satu anak perusahaan Perum Perumnas. Gedung tersebut akan difungsikan  untuk retail, hotel, kondotel dan apartemen. Nilai investasinya mencapai sekitar Rp300 miliar.
5. Marquis de Lafayette Apartement (21 lantai)
Berada di Jalan Pemuda, Kota Semarang, bangunan ini memiliki 21 lantai. Marquis De Lafayette Semarang merupakan salah satu poject Pollux Properties Indonesia untuk apartemen, Condotel & Shopping Mall dengan luas area 4.000 meter persegi.
6. The Pinnacle Apartment (21 lantai)
Lokasinya berada di Jl Pandanaran yang merupakan salah satu lokasi prestisius di Kota Semarang yang harga tanahnya saat ini mencapai kisaran 80 juta rupiah/m2
7. Apartemen Mutiara Garden Suites (20 lantai)
Jalan Petempen 294, Kembangsari, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah gedung ini berfungsi sebagai apartemen super block
8. Paltrow Bellini Apartment (20 lantai)
Di atas lahan sekitar 15.000 sqm, Paltrow City hadir di Jalan Prof Sudharto Tembalang, Semarang. Kawasan yang saat ini menjadi daerah dengan pertumbuhan nilai properti Tertinggi di Kota Semarang. Terinspirasi dari keindahan dan kenyamanan hunian di Eropa. Paltrow City sebuah mini block yang saling terintegrasi menjadi yang pertama berdiri di Kota Semarang.
9. Hotel Gumaya Tower (17 lantai)
Hotel Gumaya Semarang berada di Jalan Gajahmada No 59-61 Semarang 50232, di pusat kota yang tak jauh dari Simpang Lima Semarang. Hotel Gumaya yang memiliki 259 Kamar hotel ini merupakan hotel bintang 5 yang dirancang membantu tamu bersantai dalam kenyamanan dan gaya. Fasilitas dan layanan Hotel Gumaya ini antara lain ruangan bebas rokok, AC, bathrobes, surat kabar harian, meja, pengering rambut, akses internet (nirkabel) di masing-masing hotel kamar. Selain itu, Hotel Gumaya Semarang memiliki layanan kamar 24 jam, lantai eksekutif, Lift, kedai kopi, bar / pub.
10 Menara Suara Merdeka (16 lantai)

Menara Suara Merdeka merupakan gedung perkantoran yang mengadopsi teknologi kantor modern yang berada di Jalan Pandanaran. Dibangun oleh Saratoga Capital bersama dengan PT Merdeka Sandi Surya (MSS) dan pekerjaan konstruksi oleh PT WIKA. Gedung 16 lantai plus 2 lantai basement yang berdiri di atas lahan seluas 3.100 m2 dan luasan gedung 17.000 m2 itu mengusung konsep green architecture dan green building.
Oke, itulah top-10 pencakar langit tertinggi di kota Semarang, See you next update, Sob.....
Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]

Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Kota Surakarta

                                                      Solo Baru, Sukoharjo, Solo. View

Solo merupakan kota kedua terbesar di Jawa Tengah setelah Semarang, Solo mengalami pembangunan yang tidak kalah pesat dengan Kota Semarang seperti pembangunan gedung-gedung pencakar langit yang 5 tahun terakhir ini semakin marak di kawasan Solo Raya khususnya di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo membawa dampak positif bagi warga sekitar karena dapat meningkatkan kegiatan ekonominya dan membawa Solo Raya menuju Kota Masa Depan.

Saat ini di wilayah Solo Raya telah banyak berdiri berbagai gedung pencakar langit khususnya di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo yang mana merupakan dua wilayah yang paling banyak memiliki gedung pencakar langit, hal ini membuat Solo Raya menjadi salah satu daerah dengan perkembangan infrastruktur pembagunan paling pesat di Jawa tengan dan DIY, beragam gedung yang dibangun di Solo Raya memiliki fungsi yang berbeda-beda antara lain yang terbanyak adalah Hotel disusul kemudian sebagai Apartemen, Rumah Sakit, dan tempat parkir. Berikut ini beberapa gedung tertinggi di Solo Raya:

Top-10 Gedung Tertinggi di Surakarta

Berikut ini adalah 10 Gedung tertinggi di Solo yang saat ini sudah beroperasi

1. Hotel Alila Solo (30 lantai)


Alila Hotel merupakan gedung tertinggi di kota Solo dan tertingi kedua di provinsi Jawa Tengah setelah Star Hotel & Star Apartment (31 lantai) di kota Semarang. Alila Hotel terdiri dari 30 lantai dan merupakan salah satu hotel bintang 5 di kota Solo. Gedung ini juga memiliki sebuah convention hall. Alila Hotel ini masih baru karena baru buka tahun 2015 yang lalu, bagi sobat yang ingin menginap di hotel ini siapkan tarif sekitar 1 juta rupiah/malam, tapi tenang fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap karena hotel ini merupakan hotel luxury.

2. Rumah Sakit Indriati, Sukoharjo (28 lantai)


RS ini merupakan Rumah Sakit kelas Internasional pertama di Solo Raya dan salah satu yang terlengkap di Indonesia dengan alat-alat yang sudah ter modern sekaligus Rumah Sakit yang memiliki lantai berjumlah 28 lantai dan juga memiliki Helipad (tempat mendarat Helikopter) di bagian atas gedung ini sekaligus menjadikannya sebagai Rumah Sakit tertinggi ke dua di Indonesia. Rumah Sakit memliki empat layanan medis unggulan yaitu Pusat Pelayanan Kanker atau Cencer Center, Jantung, Syaraf dan Tulang Belakang, serta Orthopedi. Walaupun Rumah sakit ini berkelas Internasional namun RS. Indriati tetap menerima pasien yang memiliki kartu BPJS Kesehatan, seperti yang telah diatur di Undang-Undang dimana Rumah Sakit Swasta harus menyidiakan 20% kamar untuk pasien BPJS.


3. Solo Paragon Hotel & Residence (25 lantai)


Solo Paragon difungsikan sebagai Hotel, Apartemen, dan Mall yang terintegrasi, gedung yang memiliki 25 lantai ini beralamat di Jl. Dr. Solo Soetomo, Mangkubumen, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57125, Indonesia.


4. Aston Hotel/Solo Ceter Point (22 lantai)


Aston Hotel Solo, hotel berbintang 4 ini berdiri dengan gagahnya , tampil percaya diri dengan desain simple ( lebih ke modern minimalis untuk fasad nya menurut saya ) untuk keseluruhan satu tower besar yang menjulang kelangit ini totalnya 22lantai ( maksudnya sampai ke lantai 22 , jadi bukan perlapis ) .

Aston Hotel Solo ini sendiri masih satu komplek dengan Solo Center poin karena pada dasarnya ya satu bagian sih , bawahnya hotel selebihnya dibagian atas adalah Apartemen. IT Mall dan pusat bisnis dibawah turut menemaninya.

5. Best Western Premier, Sukoharjo (22 lantai)


Best Western Premier Solo Baru adalah sebuah penginapan yang letaknya di Kabupaten Sukoharjo yang memiliki 22 lantai dengan letak yang strategis, yang menawarkan akses dekat pusat pemerintahan dan hiburan. Nikmati pelayanan istimewa dan fasilitas yang unggul akan membuat pengalaman menginap anda tidak terlupakan. Lingkungan yang aman, bersih, dan ramah menambah daya tarik penginapan ini sering dikunjungi para wisatawan.


6.  Menara One Apartment (15 lantai)



Menara One adalah salah satu proyek PT Menara Santosa yang mempunyai konsep apartemen dengan hak kepemilikan strata title atau hak milik atas satuan unit apartemen.
Sehingga menjamin keamanan investasi.
Terletak strategis di Gembongan, Pabelan, Kartasura, dekat dengan pusat pendidikan (UMS, ATMI, HIS, UNS Pabelan).
Serta dekat dengan pusat perbelanjaan (Transmart, Solo Square, Goro Assalam) dan juga dekat dengan pusat kota.

7. Hotel Harris, Solo (15 lantai)

Seperti yang sobat ketahui , satu lagi Hotel berbintang 4 hadir di Kota Solo. hotel HARRIS yang berada di  Jl. Slamet Riyadi no. 464, Purwosari – Laweyan Solo ini resmi dibuka untuk umum pada tanggal 14 April 2018. HARRIS hotel Solo memiliki 144 kamar yang terdiri dari 138 HARRIS Room, 4 Suite rooms, dan 2 President suites rooms. Selain itu Harris Hotel Solo juga memiliki 5 ruang meeting, dan 1 ballroom dengan kapasitas 1000 orang. HARRIS hotel Solo ini 15 lantai , menjulang ke angkasa cukup tinggi.


8. POP! Hotel, Solo (13 lantai)

Hotel ini masih satu grup dengan Harris Hotel, letaknya pun tidak terlalu jauh dari Kampung Batik Laweyan dan Solo grand Mall

9 Fave Hotel, Solo Baru (13 lantai)

Dengan beralamat di Jalan Ir. Soekarno, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, membuat sobat yang menginap disini aan dimanjaan dengan berbagai fasilitas, diantaranya hanya berjara 10 meter dari Hartono Trade Center, 50 meter dari The Park Mall, dan 70 meter dari Hartono Lifestyle Mall

10. Hotel Brothers, Solo Baru (12 lantai)

Perkembangan hotel di Solo Baru sekarang ini pesat sob, terlihat dengan banyak hotel baru berdiri dan juga beberapa hotel melakukan pembenahan dan penambahan kapasitas seperti halnya Hotel Brothers Solo Baru. Beralamat  Jl. Ir. Soekarno Blok AC 25, Solo Baru, Langenharjo, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah

Selain 10 gedung tersebut masih ada seitar 13-an gedung lain yang memiliki tinggi antara 8-11 lantai, ini saya hanya menuliskan top-10 saja soalnya kalau menulis semua bisa keriting nih jari. Hhaa ;v
Oke kita lanjut lagi pembahasannya Sob,,,


Calon Gedung pencakar langit baru di wilayah Solo Raya yang masih dalam tahap pembangunan:

1 The Khayangan Apertemen, Solo Baru Sukoharjo (7 Tower @32 lantai)

The Khayangan Apartement, Sukoharjo yang saat ini sedang dalam proses pembangunan dan memiliki 32 lantai (sudah topping-off) ini akan manjadi gedung pencakar langit tertinggi Solo Raya sekaligus di Jateng dan DIY mengalahkan Star Hotel & Star Apartment (31 lantai) di kota Semarang. Apartemen ini berlokasi di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, atau lebih mudahnya berlokasi di Timur Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Apartemen ini direncanakan akan dibangun sebayak tujuh tower. Apartement yang saat ini sedang dalam pembangunan di wilayah Solo Raya antara lain, The Khayangan Apartement (32 lantai), Pascal Apartement (24 lantai), Hotel Suka Marem yang diubah menjadi hunian vertikal, Azana Hotel (20 lantai).

2 Lokananta Futures, Solo (4 Tower @31 lantai)

Di kembangkan oleh Adhi Persada Properti, kemungkinan akan mulai di bangun tahun ini, dikarenakan pengajuan proposal sudah selesai dan memperoleh izin, namun design ini masih belum fixs atau preliminary dibangun sesuai design tersebut.

Quest Condotel Solo (23 lantai)

Hotel anyar ini berkonsep kondotel sehingga masyarakat bisa ikut berinvestasi dengan membeli kondominium senilai Rp600 jutaan/unit. Saat ini, tim pemasaran hotel tersebut juga sedang gencar mempromosikan investasi properti itu di dalam maupun luar Solo. 

4 Swiss-Belhotel, Solo ( 21 lantai)

Terletak di sebelah barat pool Bus Rosalia Indah, depan pasar Ngudi Rejeki, Gilingan, Surakarta. Terdiri dari 21 lantai dan 3 basemant. Gedung ini akan memiliki design glassy seperti RS Indriyati, Sukoharjo. Pembangunan saat ini (Juni 2018) telah mencapai 7 lantai, kita tunggu jadinya yaa Sob.....

5 RS JIH/Yabinstra, Solo (12 lantai)

PT Unisia Medika Farma (UMF) sebagai pemilik RS JIH bersama dengan Yayasan Bina Sejahtera Warga Bulog (Yabinstra) mendirikan Rumah Sakit JIH di Solo atau RS JIH Solo. Rumah sakit ini berada di Jalan Adi Sucipto 118 Laweyan, Surakarta, dan sudah ground breaking alias peletakan batu pertama pada hari Jumat , 29 September 2017. Berdiri di lahan seluas 6.400 m2 dengan luas bangunan 28.000 m2, pembangunan RS JIH Solo ini direncanakan akan selesai dalam 15 bulan. RS JIH Solo rencananya memiliki 154 kamar yang terdiri dari kelas 1,2,3, Utama, VlP VVIP dan President Suite , kesemuanya itu siap beroperasi dalam waktu 15 bulan kedepan. (update terkini Juni 2018 sudah mencapai 7 lantai)

6 Gedung Pemerintah Kabupaten Sukoharjo (10 lantai)

Ngomong – ngomong mengenai ini, si Gedung baru Pemkab Sukoharjo itu dibangun dengan alokasi anggaran senilai Rp94 miliar. Dan semua dana itu berasal dari APBD Sukoharjo 2017. Gedung yang dibongkar itu dulunya ditempati pegawai Bagian Humas, Inspektorat, dan Bappeda Sukoharjo. Rencananya si Gedung baru nanti yang setinggi 10 lantai itu bakal diperuntukkan 11 organisasi perangkat daerah. (update terkini Juni 2018 sudah mencapai 8 lantai)


Masih ada sekitar 5 gedung lagi yang masih alam tahap pembangunan tapi isini saya hanya menuliskan 6 dahulu, gapapa yaa Sob. Hheee

Sampai jumpa di Update yang berikutnya... See you next time, Sob


Untuk Jasa Pengiklanan di Blog ini Hubungi
WA: 087823592561
Atau dinomer ini: 083899299629
email: [email protected]